JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Mobil Mendadak Terbakar di Jalan Masaran. Warga dan Polisi Langsung Berhamburan..

Tim Polsek Masaran dan warga saat membantu memadamkan mobil terbakar Selasa (23/1/2018). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek Masaran dan warga saat membantu memadamkan mobil terbakar Selasa (23/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Warga Masaran digemparkan dengan insiden mobil terbakar di Jalan Raya Solo-Masaran Dukuh Masaran Kulon RT 3, Desa Jati,  Masaran,  Selasa (23/1/2018) siang. Mobil jenis KIA Picanto AD 9035 EU itu mendadak mengeluarkan asap dan kemudian percikan api.

Si pengemudi ternyata seorang perempuan. Dia diketahui bernama Dewi Maryati (40) Dukuh Candi RT 11,Desa Bentak,  Sidoharjo.  Informasi yang dihimpun di lapangan,  insiden itu terjadi pukul 12.15 WIB.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Masaran,  AKP Mujiono mengungkapkan insiden bermula ketika mobil warna biru itu melaju dari arah Solo menuju pulang ke Sidoharjo. Sesampai di lokasi kejadian,  mendadak korban dikejutkan dengan mesin yang mendadak meredup dan mengeluarkan asap.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sambirejo Meninggal dengan Status PDP Corona. Jadi Korban Meninggal ke-24, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

Korban makin panik mendapati mesin bagian depan makin mengeluarkan asap tebal. Melihat mobil tak beres,  korban langsung keluar menyelamatkan diri.

Beruntung,  saat kejadian sekitar lokasi banyak warga yang kemudian langsung berhamburan mendekat. Bersamaan dengan itu,  tim Polsek Masaran juga berpatroli dan langsung berhenti untuk membantu.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

“Jadi kebetulan pas kejadian,  ada tim patroli kami yang lewat dan langsung sigap melakukan evakuasi serta membantu melakukan pemadaman, ” papar Kapolsek di sela-sela membantu evakuasi.

Ia menambahkan berkat kesigapan warga dan personel, api bisa cepat dipadamkam.  Mobil kemudian dievakuasi ke bengkel terdekat.

AKP Mujiono memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

“Pemicunya karena korsleting listrik,” tandasnya. Wardoyo