loading...
Kapolsel Karangmalang, AKP Agus Irianto saat mengecek sampe snack di kantin SD yang diduga memicu keracunan, Sabtu (13/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Tim medis Puskesmas Karangmalang dan Polsek langsung bergerak melakukan pengusutan terkait insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa putra anggota Polres, Mikhael Harjuna (8) asal Plumbungan,  Karangmalang. Makanan ringan yang diduga memicu insiden keracunan itu diketahui adalah makroni.

“Makanan yang dibeli di kantin sekolah itu adalah makroni. Tadi kami langsung mengecek dan mengambil sampel jajanan itu, ” papar Kapolsek Karangmalang,  AKP Agus Irianto mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman,  Sabtu (13/1/2018).

Menurut Kapolsek,  sampel jajanan makroni langsung dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan tes labpratorium. Akan tetapi,  dari hasil uji lab,  ternyata tidak ditemukan kejanggalan dari sampel makroni yang ada di kantin sekolah.

Baca Juga :  Bangkitkan Psikis Warga, Pemdes Wonorejo Sragen Gandeng Perangkat dan Karang Taruna Terjun Sosialisasi ke Warga dan Gelar Penyemprotan Desinfektan 16 RT

Untuk memastikan,  ia mengaku sempat meminta salah satu anggota Polsek untuk mencoba menyantap makroni. Ternyata,  personel itu juga tidak apa-apa.

“Tadi tak suruh nyoba juga, ternyata enggak apa-apa.  Kesimpulannya insiden dugaan keracunan itu bukan dari jajanan. Dari hasil laboratorium medis,  kondisi muntah-muntah itu diduga dipicu karena lemahnya fisik bukan dari konsumsi makroni, ” terang AKP Agus.

Baca Juga :  Perangi Wabah Corona, Pemdes Kandangsapi dan Muspika Jenar Sampai Rela Keliling Kampung Gencarkan Sosialisasi Naik Mobil Patroli. Hasilnya, Alhamdulillah Jenar Masih Steril Kasus Covid-19

Dari keterangan orangtua korban,  Kapolsek menyampaikan sebelum berangkat,  korban sempat dibuatkan susu. Namun, dipastikan insiden itu bukan akibat keracunan makroni.  Wardoyo