loading...


Wagub Jateng melihat salah satu produk UMKM.Jsnews/Aris Arianto

WONOGIRI-Investor diminta merangkul kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Hal itu untuk menggeliatkan bisnis UMKM sekaligus bukti kesadaran kalangan investor. Upaya itu juga bisa menggugurkan salah satu kewajiban investor ketika memperpanjang perizinan.

Menurut Sekda Wonogiri, Suharno, upaya paling strategis untuk memberdayakan masyarakat  adalah dengan menjalin kemitraan dengan UMKM. Apalagi dia menilai investor belum banyak berkontribusi secara maksimal terhadap pembangunan di Wonogiri.

“Maka dengan ini, seiring dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan tersebut,tersebut, kami harapkan investor juga bisa meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat,” kata Suharno, Rabu (24/1/2018).

Baca Juga :  Kecelakaan di Sempon Jatisrono. Yamaha Vixioan Tabrakan Dengan Truk, Pengendaranya Patah Tulang

Atas dasar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, mendorong kemitraan antara investor dengan UMKM sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Bentuknya, seperti merangkul UMKM dalam menyediakan bahan baku industri bagi perusahaan. Atau melakukan pendampingan UMKM dalam pengolahan bahan residu industri yang masih bisa dimanfaatkan, sekaligus membantu pemasarannya.

Baca Juga :  Pengendara Onthel Terseret 500 Meter Saat Terlibat Kecelakaan di Depan JNE Batu Kidul Baturetno. Tabrakan Dengan Honda Revo

“Pemkab Wonogiri akan terus mengawasi dan mengevaluasi pola kemitraan dan pemberdayaan antara UMKM dan investor agar jangan sampai merugikan UMKM,” tambah Sekda.

Hak serupa diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Eko Subagyo. Para investor diarahkan untuk menjalin kemitraan dengan UMKM Wonogiri. Sektor pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan kepada UMKM sekurang-kurangnya bisa menggugurkan salah satu kewajiban mereka dalam memperpanjang perizinan. Aris Arianto

Loading...