JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasus e-KTP Kian Meluas, Nama SBY Disebut Atur Proyek, Ini Reaksi Demokrat

Tribunnews

 JAKARTA – Kasus korupsi e-KTP yang merugikan keuangan negara hingga sekitar Rp 2,3 triliun itu akhirnya semakin meluas. Nama-nama baru yang disebut mulai bermunculan, termasuk mantan Presidenn RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia bahkan dituding telah mengatur proyek e-KTP tersebut. Tudingan itu dilontarkan oleh pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya.

Baca Juga :  Penanganan Kasus Suap Walikota Ambon Berlanjut. KPK Periksa 8 Saksi

Terang saja, Partai Demokrat pun membantah pernyataan Firman Jaya bahwa SBY terlibat mengatur proyek E-KTP dari kediamannya di Cikeas, Jawa Barat.

Menurut Wasekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden ke-6 RI tidak mempunyai pikiran untuk mengatur – atur proyek karena lebih menghabiskan banyak waktu untuk masyarakat dan negara.

Baca Juga :  Kebijakan Larangan CPO Mulai Dirasa Merugikan, Petani Sawit Gelar Unjuk Rasa

“Itu fitnah, tidak pernah pak SBY mengatur proyek, beliau lebih penting memikirkan nasib dan kesejahteraan masyarakat. Tunjukan buktinya, ” ujar Riefky dalam keterangan tertulis, Jumat (26/1/2018).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua