JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Sragen: Tragis.. Angkut Jerami Menggunung, Petani di Jenar Jatuh Tertimpa Motor dan Jerami..

Ilustrasi angkut jerami
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi angkut jerami

SRAGEN–  Nasib malang menimpa Jumadi (48) warga Dukuh Bener,  RT 6, Kandangsapi,  Jenar. Pria yang berprofesi sebagai petani itu harus mengalami kecelakaan tragis Sabtu (27/1/2018) petang.

Petani itu harus tertimpa sepeda motor dan tumpukan muatan jerami yang dibawanya. Beruntung korban masih dinaungi nasib baik karena masih selamat meski mengalami luka ringan.

Data yang dihimpun di lapangan,  kecelakaan terjadi sekira pukil 17.00 WIB saat korban melaju di jalan kampung Dukuh Gorekan RT 2, Kandangsapi,  Jenar. Menurut sejumlah warga, sore itu korban mengendara Honda Supra AD 6508 BN melaju dari sawah dengan memuat jerami.

Baca Juga :  Hilangkan 3 Nyawa Bocah, Ibu dan Anak, Agus Wahyudi asal Gemolong Sragen Ditetapkan Sebagai Tersangka

Korban melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara di jalan menuju kampungnya. Rupanya muatan berat jerami yang menggunung membuat korban sedikit harus berhati-hati.

Nahas,  saat melintasi jalanan yang licin usai diguyur hujan,  motor korban selip. Korban hilang kendali dan motor kemudian ngglasar dan terjatuh.

Malang tak dapat ditolak,  korban juga terjatuh dan tertimpa sepeds motornya.  Tak cukup sampai di situ,  muatan jerami yang menggunung juga menimpa korban.

Baca Juga :  Diisolasi 22 Hari, Kuli Panggul Positif Covid-19 Berusia 59 Tahun Asal Tanon Sragen Kembali Berhasil Sembuh. Tinggal 9 Pasien Positif Yang Masih Dirawat, Satu Meninggal Dunia

Beruntung lokasi kejadian dekat dengan permukiman sehingga warga langsung berhamburan menolong korban. Korban dievakuasi dari timpaan motor dan jerami. Selanjutnya korban dilarikan untuk menjalani perawatan.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya kecelakaan tunggal petani angkut jerami itu. Namun ia memastikan korban masih bisa diselamatkan sehingga tak sampai ada korban jiwa. Wardoyo