loading...
Warga memadati lokasi kecelakaan mobil boks di Bukuran, Kalijambe yang nyungsep dan berenang ke sungai. Foto/JSnews

SRAGEN– Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Pungsari-Kalijambe tepatnya di tikungan wilayah Cengklik, Bukuran, Selasa (9/1/2018) petang. Sebuah mobil boks bermuatan obat-obatan pertanian tergelincir dan nyungsep hingga terjun ke sungai di sebelah jalan antar kecamatan tersebut.

Kecelakaan diduga dipicu sempitnya jalur ditambah kondisi kedua sisi yang tidak dipasangi rambu maupun pembatas. Menariknya,  saat nyungsep ke sungai,  mobil dalam posisi masih berdiri dan tak terguling.

Uniknya lagi, tiga orang yang ada di dalam mobil termasuk pengemudi,  diketahui selamat tanpa luka. Bahkan,  pengemudi yang mengetahui muatan obat-obatan tertumpah ke sungai,  langsung lari mengevakuasi barang karena takut dijarah warga.

Menurut keterangan saksi mata,  Agus Somay,  kecelakaan terjadi sekira lukul 18.00 WIB. Saat kejadian,  kondisi memang habis hujan sehingga lintasan jalan berkonstruksi cor itu licin.

“Mobilnya dari timur (arah Pungsari)  menuju Kalijambe.  Nggak ada lawan,  tahu-tahu mobil dari nikung langsung bablas masuk ke sungai.  Rahayune nggak nggoling tapi tetap berdiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Cerita di Balik Lockdown di Dukuh Terpencil Boyolayar Sumberlawang Sragen. Wisata Jadi Sepi dan Musim Panen Kelengkeng Pun Tak Masalah Demi Terhindar Wabah Corona

Jogoboyo Desa Bukuran,  Dalari menyampaikan mendapati kejadian itu,  warga langsung berhamburan memadati lokasi. Setahunya,  mobil memang tetap berdiri di tengah sungai dengan separuh bagian terendam.

Ia juga kaget saat melihat pengemudi langsung keluar dan berusaha menyelamatkan muatan obat-obatan yang tertumpah di dekat sungai.

“Mungkin melihat banyak warga dan takut dijarah. Wong begitu masuk air, langsung lari keluar nggak peduli kondisi dua temannya masih di dalam mobil. Begitu keluar langsung nyandangi (meraih) dus dus berisi obat yang tertumpah, ” ujarnya.

Beruntung,  dua orang di dalam mobil berhasil selamat tanpa luka. Mobil kemudian berhasil dievakuasi dan muatannya sebagian bisa diselamatkan meski kondisinya agak rusak.

Dalari menambahkan,  kondisi jalan di tikungan Cengklik itu memang sangat berbahaya. Tidak adanya rambu dan pengaman di kedua sisi,  menjadi kerawanan bagi pengendara.  Padahal di kanan kiri jalan adalah saluran sungai yang cukup dalam.

Baca Juga :  Bupati dan Pejabat Sragen Turun Ke Jalan Bubarkan Kerumunan Warga di Warung HIK hingga Kafe Lethong. Pelanggan Karaoke Hotel Palma Sempat Panik dan Matikan Lampu Saat Tepergok Bersama 2 Wanita LC

“Kecelakaan tadi sudah yang kesekian kali. Sudah sering terjadi kadang motor bablas kadang juga tabrakan. Apalagi jalannya sempit. Dari dulu warga sebenarnya berharap pihak terkait bisa merespon dengan masang rambu atau pembatas yang kuat di kanan kirinya. Sehingga kalau selip nggak langsung bablas ke sungai.  Karena jalur ini memang sangat membahayakan, ” tukasnya.

Perihal identitas ketiga penumpang dsn sopir tak sempat didata. Pasalnya kejadian itu tidak dilaporkan ke polisi. Hanya saja,  mobil boks malang itu diketahui milik gudang obat-obatan di wilayah Bodro,  Kalijambe.  Wardoyo