loading...

 

Warga berjibaku mengevakuasi timbunan material yang menerjang rumah Sunardi di dukuh Margorejo, Bukuran, Kalijambe, Senin (8/1/2018). JSNews/Yok

SRAGEN– Bencana tanah longsor melanda Desa Bukuran,  Kalijambe,  Minggu (7/1/2018) malam. Sejumlah rumah di beberapa titik di desa tersebut mengalami rusak akibat terjangan longsor.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp 10 juta. Sayangnya, hingga kemarin,  Kades mengakui belum ada bantuan dari instansi terkait kepada pemilik rumah yang mengalami rusak berat.

“Belum,  belum ada bantuan dari kabupaten, ” ujar Kades Bukuran,  Dimanto Tohak kepada Joglosemarnews. Com,  Senin (8/1/2018).

Menurutnya, selain di Margorejo,  beberapa rumah di Dukuh Kedungringin,  juga dilanda longsor. Namun kerusakan tak separah di Margorejo. Para penghuni juga belum sampai mengungsi.

Baca Juga :  Warga Sragen Masih Anggap Remeh Corona, Pemkab dan Aparat Ancam Bubarkan Paksa Yang Nekat Gelar Pesta Pernikahan. Semua Hajatan Diminta Ditunda Sampai 30 April!

Musibah itu juga sudah dilaporkan ke bupati,  BPBD hingga dinas terkait.  Seperti diberitakan,  longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah itu. Longsor melanda Dukuh Margorejo, Kedungringin dan beberapa titik lagi.

“Di Dukuh Margorejo RT 3, Bukuran,  longsor mengenai rumah Sunardi. Longsoran material menimbun rumah hingga mengalami kerusakan cukup berat, ” papar Kasie Trantib Kecamatan Kalijambe,  Agus Subagyo, kepada Joglosemarnews. Com, Senin (8/1/2018).

Baca Juga :  KPU Pastikan Tahapan Pilkada Sragen Resmi Ditunda. Berikut Tahapan Yang Ditunda Sampai Batas Waktu Belum Ditentukan!

Menurutnya,  musibah tersebut sudah dilaporkan ke Pemkab mulai dari Bupati hingga BPBD. Selanjutnya,  hari ini warga bersama personel BPBD dan perangkat desa menggelar kerja bakti mengevakuasi material longsoran. Wardoyo

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here