JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Penyerangan 6 Pendekar Kera Sakti di Sragen. Ketua IKSPI: Ada Identitas dan Buku Panduan Perguruan Lain di Jok Motor!

Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto saat melakukan olah TKP Minggu dinihari. Foto/Dok Polres

 

 

Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto saat melakukan olah TKP Minggu dinihari. Foto/Dok Polres

SRAGEN– Insiden pengeroyokan yang dilakukan sekitar delapan pemuda terhadap enam pendekar silat Kera Sakti IKSPI di Gemantar,  Mondokan,  Minggu (7/1/2018) dinihari diduga melibatkan perguruan lainnya. Sinyalemen itu disampaikan Ketua IKSPI Sragen,Waluyo.

“Saya menduga ada keterlibatan dari kelompok perguruan lain.  Karena kebetulan ada satu motor pelaku yang tertinggal di lokasi. Di dalamnya ada identitas perguruan silat lain dan buku panduan juga, ” paparnya kepada Joglosemarnews. Com.

Baca Juga :  Kerja Keras Sejak Kuliah, Anak Pedagang Bawang Asal Sidoharjo Sragen Sukses Jadi Pengusaha Otomotif di Usia Masih Sangat Muda

Waluyo menguraikan dalam insiden penyerangan yang melukai dua anggotanya itu, kelompok pelaku juga merusak sepeda motor adiknya yang malam itu kebetulan juga ikut bersama korban.

Ia juga menyampaikan dari keterangan korban, para pelaku memukuli tidak hanya dengan tangan kosong. Mereka ditengarai membawa senjata tajam, batu dan peralatan lain.

“Jadi begitu diadang dan ditendang,  pelaku langsung menyerang. Ada yang bawa batu juga, ” jelasnya.

Baca Juga :  Derita Orang Tua Siswi SD Korban Perkosaan Massal di Sragen. Sudah Kasusnya Diombang-ambingkan, Masih Diancam Sampai Terpaksa Ngungsi ke Hutan

Insiden penyerangan dan pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Dua anggotanya, Eko Setiawan (34) warga Dukuh Mojopuro,  Sumberlawang dan Agus Septian (20) warga Dukuh Ngengah RT 1, Desa Ngandul,  Sumberlawang mengalami luka parah dan dilarikan ke Puskemas setempat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini