loading...
DS (16) siswi SMK asal Pengkol, Tanon yang menjadi korban perkosaan bertopeng usai melahirkan di RSUD Sragen. Foto/APPS

SRAGEN–  DS (16) siswi kelas I SMK asal Desa Pengkol,  Tanon,  Sragen yang hamil akibat korban perkosaan oleh tetangganya berinisial SUM (46), melahirkan bayi laki-laki. Siswi yang terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah akibat kasus perkosaan kakek satu anak itu, melahirkan dengan proses operasi cesar.

“Sudah melahirkan bayi laki-laki. Lewat operasi cesar di RSUD Sragen,” papar koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen,  Sugiarsi Sabtu (27/1/2018).

Baca Juga :  Perang Halinar di Lapas Sragen, Tim Khusus Dikerahkan Geledah Kamar 519 Napi. Petugas Temukan Gulungan Barang Ini di Atas Plafon! 

Menurutnya,  DS melewati persalinan secara gratis melalui perjuangan APPS bersama Dinas Sosial. Selanjutnya,  anak korban menurut rencana akan diadopsi oleh kakaknya sendiri.

Sementara,  perihal kondisi korban,  aktivis pemerhati gender berusia 75 tahun itu memastikan saat ini kondisi DS sudah pulih. Meski demikian,  kondisi mental psikologisnya masih memerlukan pendampingan.

Menurut rencana,  jika sudah pulih secara psikis,  korban masih berniat melanjutkan studinya.

Baca Juga :  Saat Terkepung Warga dan Tim Polres Sragen, Gerombolan Balap Liar Kocar-kacir dan Tinggalkan Motor. Polisi Amankan 12 Sepeda Motor dan Satu Motor Tanpa Mesin! 

“Kalaupun tidak bisa melanjutkan di jenjang formal,  kan masih ada kejar paket. Nanti juga akan kami berikan pendampingan biar bisa melanjutkan sekolahnya lagi, ” jelas Sugiarsi.

Loading...

Sementara, pelaku yang disebut mengenakan topeng setiap memperkosa korban, saat ini sudah menjalani hukuman setelah divonis 10 tahun penjara.  Wardoyo


Loading...