loading...
Juliyatmono. JSNews/Yok

KARANGANYAR–  Tim Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menemui bupati Karaganyar, Juliyatmono, Kamis (25/01/2018). Utusan yang dipimpin Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Ade Saptono tersebut, meminta Kabupaten Karanganyar untuk membuat rumusan implementatif pertahanan dan keamanan.

Pasalnya, Karanganyar dinilai sebagai Kabupaten yang cukup baik  dalam bidang pertahanan dan keamanan. Utusan ini juga menilai Karanganyar dapat membantu pertahanan dan keamaan yang aplikatif.

Usai menemui tim Wantimpres, Juliyatmono mengatakan, salah satu pertimbangan Wantimpres memilih Karanganyar, karena  dinilai sangat aplikatif dalam menerapkan konsep pertahanan keamanan. Menurut bupati, Karanganyar dinilai cukup baik dan tidak sebatas pada teori dalam hal stabilitas regional.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Baru, Komunitas Anthurium Solo Raya Targetkan Tingkatkan Ekspor ke Luar Negeri 

“Hasil rumusan pertahanan dan keamaan yang aplikatif tersebut akan menjadi bahan masukan Wantimpres. Selanjutnya Wantimpres juga melaporkannya kepada Presiden,” ujar Bupati, kepada wartawan usai menemui tim Wantimpres,  Kamis (25/1/2017).

Menurut Juliyatmono, tim wantimpres menilai kemantaban Karanganyar bidang pertahanan dan keamaan terletak pada stabilitas regional. Sebab Karanganyar berada di sekitar Soloraya dan Jogjakarta.

Baca Juga :  Dianggap Menentang Daerah, Dirut PUD Aneka Usaha Karanganyar Mendadak Dilengser Dari Kursinya. Padahal Baru 3 Bulan Menjabat 

Stabilitas regional berpengaruh terhadap stabilitas nasional. Selain itu, Bupati mempunyai tugas Dekonsentrasi yakni tugas pembantuan dari presiden terkait pertahanan dan keamanan.

Loading...

“Rumusan pertahanan dan keamanan di Karanganyar aplikatif dan dilaksanakan dengan baik. Para Wantimpres juga ingin melihat secara langsung di lapangan,”imbuhnya. Wardoyo

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis Mobil Sragen di Karanganyar. Gagal Menikung, Carry Hajar Pohon Hingga Ringsek 

 

 

 

 


Loading...