JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

“Wedangan Solo”: PWI Harus Jadi Jembatan Wartawan Old dan Wartawan Now

SOLO-Sebagai organisasi wartawan yang usianya paling tua, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) harus tetap responsif dengan isu-isu kekinian yang dialami dan dihadapi wartawan zaman now.

Seiring dengan hadirnya era new media, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) harus mampu menjadi jembatan wartawan zaman old dan wartawan zaman now.

Hal itu menjadi salah satu bahasan dalam perbincangan para ketua PWI se Jawa Bali, Jumat-Sabtu (19-20/1) di Kota Solo dalam sebuah forum wedangan. Dari pertemuan yang bersifat santai di wedangan dan dilanjutkan di restoran Hotel Sunan Solo itu, mereka juga merumuskan sejumlah pemikiran.

Baca Juga :  Asyik!! Akhirnya Presiden Jokowi Perbolehkan Masyarakat Buka Masker di Luar Ruangan

Forum Wedangan Solo dihadiri Ketua PWI Jawa Barat Mirza Zulhadi, Ketua PWI Banten Firdaus Ansueto, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS, Ketua PWI Solo Anas Syahirul, Ketua PWI DIY Sihono HT, Ketua PWI Jawa Timur Munir Akhmad, dan Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra.

Baca Juga :  Partai Golkar Rapatkan Barisan untuk Kemenangan 2024

Juru bicara, Anas Syahirul menyampaikan, realitas tantangan yang dihadapi oleh PWI sebagai organisasi profesi kewartawanan pada era sekarang dan ke depan berkembang sangat dinamis.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua