loading...
Loading...
Demo menuntut penutupan PT. RUM di Sukoharjo, beberapa waktu lalu. JSNews/Aris Arianto

SUKOHARJO-Akhirnya, PT Rayon Utama Makmur (RUM) di Nguter, Sukoharjo akan menghentikan sementara proses produksinya. Namun bukan berarti bau busuk menyengat yang menyebar selama ini bisa langsung hilang.

Penutupan sementara dilakukan mulai Sabtu ( 24/2/2018). Presiden Direktur PT  RUM, Pramono, mengungkapkan hal tersebut Rabu (21/2/2018).

Pemilihan penghentian produksi pada 24 Februari lantaran perkiraan habisnya bahan produksi di dalam mesin terjadi di tanggal tersebut.

Baca Juga :  Untuk Amankan Pemilu 2019, Langkah Ini yang Dilakukan Polres Sukoharjo

“Mengenai kapan bau tersebut akan hilang, kami tidak tahu. Tapi kami
tetap berupaya mengatasi persoalan itu,” kata dia.

Penghentian proses produksi dilakukan hingga ujicoba perbaikan pengelolaan limbah gas. Jika nanti hasilnya belum maksimal, akan dilakukan penghentian proses produksi lagi hingga benar-benar limbah yang dilepas bukan berupa gas yang menimbulkan bau.

Baca Juga :  Ada Apa Hingga Anggota Polsek Baki Datangi Masjid?

“Kami juga membuka posko kesehatan masyarakat untuk melayani warga yang sakit akibat limbah bau. Nanti seluruh biaya kami yang tanggung,” sebut dia. Aris Arianto


Loading...