JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

De Tjolomadoe, Destinasi Wisata Baru Berkelas Internasional di Karanganyar. Bakal Dilaunching Dengan Konser Artis Dunia pada 24 Maret 2018

Press Conference persiapan Launching De Tjolomadoe di Karanganyar, Rabu (28/2/2018). Foto/Tribunnews
Press Conference persiapan Launching De Tjolomadoe di Karanganyar, Rabu (28/2/2018). Foto/Tribunnews

KARANGANYAR–  Sebagai salah satu daerah dengan banyak wisata alam, Karanganyar bakal semakin lengkap dengan hadirnya wahana wisata baru yakni De Tjolomadoe. Obyek wisata sejarah yang berlokasi di bekas pabrik Gula Colomadu itu akan menjadi destinasi wisata baru dan unggulan bertaraf intrnasional bagi Karanganyar.

Hal itu terungkap dalam sesi press conference persiapan launching De Tjolomadoe yang digelar Rabu (28/2/2018). Launching akan digelar secara spektakuler pada tanggal 24 Maret 2018 mendatang dengan menghadirkan konser Hitman David Coster.

“Saya bangga dan senang bekas pabrik colomadu bakal menjadi tempat hiburan baru bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya. Pabrik ini telah disulap luar biasa dan menjadikan Karanganyar lebih hebat lagi,” papar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto sesaat setelah memberikan sambutan press conference De Tjolomadoe Rabu (28/02).

Sumanto mengaku yakin jika De Tjolomadoe bakal menjadi tempat wisata baru di Karanganyar. Sebab, sebelumnya sudah beberapa kali digelar acara ditempat yang sangat besar ini. “Saya berharap Karanganyar akan lebih bersinar lagi dengan dibukanya de Tjolomadoe,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di 9 Provinsi Meroket Tajam, Semua Tempat Hiburan Malam, Karaoke dan Pusat Perbelanjaan Diminta Ditutup!

Sementara Presiden Director PT PP, Tumiyana mengatakan pihaknya menggandeng UNS sudah melakukan kajian kekuatan struktur bangunan dan menambah konstruksi dan transfer beam untuk memperkokoh bangunan dan ruangan. Bangunan luar tetap dipertahankan, hanya dirapikan sebagian.

“Selama proses renovasi berlangsung, sejumlah event telah dilaksanakan oleh PT Sinergi Colomadu. Event itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkenalkan revitalisasi PG Colomadu ke pasar,” tambahnya.

De Tjolomadoe disulap dari pabrik Gula Colomadu yang diketahui pernah mengalami kejayaan di masa Mangkunegaran ke-7 tahun 1928 ini tutup beroperasi pada 1998.

Agar tak mangkrak setelah tutup beroperasi, BUMN kemudian bersinergi mengoptimalisasi ekspabrik gula ini bersama PT PP (Persero) tbk, PT PP Properti tbk, PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko (Persero) serta PT Jasa Marga Properti membentuk konsorsium bernama PT Sinergi Colomadu.

Baca Juga :  Produk UMKM Mulai Tembus Pasar Internasional, Pemkab Karanganyar Raih 2 Penghargaan Nasional dari Kemenkop dan Mark Plus. Ini Kategorinya!

Peletakan batu pertama pun dilaksanakan Menteri BUMN Rini Soemarno, 8 April 2017 silam.

Tumiyana menambahkan bila kawasan ini berubah nama menjadi De Tjolomadoe. Kawasan ini akan dibuka untuk umum mulai 24 Maret 2018.

“Opening kawasan culture and heritage center ini ditandai digelarnya konser bertaraf internasional dengan mengundang David Foster and Friends, Brian McKnight, hingga Anggun,” jelasnya..

Ia menyatakan, De Tjolomadoe ini menjadi destinasi wisata heritage baru di Karanganyar. Tempat ini dapat difungsikan menjadi pusat kebudayaan, hingga tempat konser dengan kapasitas maksimal 3 ribu orang. Wardoyo