JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tim Polda Jateng Mendadak Datangi Markas PO Bus Harta Sanjaya di Masaran Sragen. Ada Apa?

Tim Polda Jateng dan Polres Sragen saat melakukan pemeriksaan armada di PO Harta Sanjaya Masaran, Sragen, Rabu (28/2/2018). Foto/Wardoyo
Tim Polda Jateng dan Polres Sragen saat melakukan pemeriksaan armada di PO Harta Sanjaya Masaran, Sragen, Rabu (28/2/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN–  Sebanyak 12 perwakilan pengemudi dari awak perusahaan bus di Kabupaten Sragen, mendadak menjadi sasaran pemeriksaan oleh Tim Dilantas Polda Jateng,  Rabu (28/2/2018). Mereka diperiksa sekaligus diberikan pembinaan terkait keselamatan mengemudi di jalan raya.

Tim Dit Lantas Polda Jateng itu datang dengan dipimpin Kompol Aris Ribuana. Mereka mendatangi perwakilan dari 12 perusahaan armada bus yang bermarkas di Sragen.

Tim juga melanjutkan dengan agenda check armada angkutan bus, didampingi Kaur Binops Sat Lantas Polres Sragen, Iptu Mashadi.

Baca Juga :  Geger Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Persawahan Desa Jurangjero Karangmalang Sragen. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini!

Kegiatan dilaksanakan di lokasi garasi bus P.O Harta Sanjaya Masaran Sragen, dimulai pagi pukul 09.30 WIB.

“Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menciptakan pengemudi yang tertib berlalu lintas, dan kesiapan kendaraan yang berkeselamatan, “ ujar Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman.

Sementara itu, Kompol Aris Ribuana juga menghimbau agar para sopir bus mempersiapkan sematang mungkin sebelum berjalan dan saat berjalan di jalan raya.

Baca Juga :  Sering Dipakai Maksiat, Gudang SPBE Miri Sragen Digerebek Polisi. Tiga Orang Ditangkap Saat Sedang Main Beginian!

“ Keselamatan berlalu lintas merupakan tujuan kita bersama, “ katanya.

Hal senada juga di terangkan Kepala Dinas perhubungan Sragen, Muhari.  Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, perusahaan angkutan baru yang berkembang di Sragen luar biasa meningkat.

“Namun kita sudah setiap saat berkoordinasi dengan Sat Lantas untuk pengecekan rutin perusahaan bus yang ada si kabupaten Sragen, demi peningkatan pelayanan dan keselamatan,” tukasnya. Wardoyo