JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dianggap Mengarah Maksiat, Gabungan Pelajar Islam Sragen Demo Tolak Hari Valentine

Para pelajar Islam Sragen saat melakukan aksi damai menolak perayaan Valentine's Day. Foto/JSnews
Para pelajar Islam Sragen saat melakukan aksi damai menolak perayaan Valentine’s Day. Foto/JSnews

SRAGEN – Puluhan pelajar yang tergabung dalam Aliansi Pelajar Islam (API) Sragen menggelar aksi damai menolak perayaan hari kasih sayang atau valentine’s day. Mereka menilai perayaan valentine merupakan budaya barat yang bisa menjerumuskan generasi muda Islam  ke dalam perbuatan maksiat.

“Tujuan aksi ini kita menyeru kepada pelajar Islam yang ada di Sragen untuk menolak perayaan hari valentine,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) API Sragen, Dwiki Candra Adisaputra, Minggu (11/2/2018).

Baca Juga :  Geger Kawanan Macan Muncul di Kebun Tebu Ngepringan Jenar. Pencari Rumput Sampai Lari Ketakutan

Aksi damai yang digelar dalam acara car free day (GFD) di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen tersebut diikuti oleh sejumlah organisasi pelajar dan remaja di Sragen, seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Keluarga Rohis Sragen (KRS), Remaja Islam Masjid Al Falah (Risma) Sragen dan beberapa sekolah yang ada di Sragen.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com