JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Diiringi Isak Tangis, Plt Bupati Karanganyar Ikut Usung Jenasah Mahasiswa KKN UNS yang Tewas di Wakatobi..

Ratusan petakziah tampak hadir menyambut jenasah Aji Nur Rohman, mahasiswa UNS yang tewas KKN di Wakatobi dan tiba di rumah duka Selasa (27/2/2018) malam. Foto/Wardoyo

IMG 20180228 WA0024 516x387
Ratusan petakziah tampak hadir menyambut jenasah Aji Nur Rohman, mahasiswa UNS yang tewas KKN di Wakatobi dan tiba di rumah duka Selasa (27/2/2018) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR – Suasana duka menyelimuti Dusun Ngasem, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo Selasa (27/2/2018) malam. Isak tangis kerabat dan warga menyambut kedatangan jenasah Aji Nur Rohman (20), mahasiswa UNS Solo yang tewas tenggelam saat melakukan kegiatan snorking di sela KKN di Wakatobi, Sultra.

Ratusan pelayat dari warga setempat dan mahasiswa Fakultas Pertanian UNS tampak memenuhi pasar desa setempat dan meluber ke jalan-jalan di sekitar pasar.

Jenazah mahasiswa jurusan peternakan Fakultas Pertanian tersebut datang ke desa Lemahbang sekitar pukul 21.50 WIB. Plt Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo juga hadir langsung menyampaikan belasungkawa mewakili Pemkab Karanganyar.

Baca Juga :  Meski Jarang Masuk Kantor sampai 8 Maret 2021, Sekda Karanganyar Pastikan Hak-Hak PNS Karanganyar Tetap Diberikan Utuh

Bahkan orang nomor satu di Pemkab Karanganyar saat ini tersebut langsung ikut mengusung peti mati dari ambulans menuju tempat disholatkan.

Begitu diletakkan, ratusan takziah langsung mensholatkan mahasiswa kebanggan keluarga Sulistyano tersebut. Karena tempat tidak cukup, maka sholat dilakukan secara bergantian hingga lima gelombang.

“Kami menguncapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Karena program KKN adalah program terencana dengan baik, saya berharap meninggalnya Aji sebagai meninggal yang khosnul khotimah,” papar Pembantu Rektor III UNS, Darsono.

Baca Juga :  Putra Bupati Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Karanganyar

Sementara Camat Jumapolo, Sri Suboko mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kelancaran pemulangan jenazah. Atas nama pemerintah dan warga desa mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Semogga arwah almarhum diterima Allah SWT.

“Pemakaman langsung dilakukan malam ini juga. Semoga arwah almarhum diterima oleh Allah SWT,” tambah Sri Suboko. Wardoyo