JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Landa Jenar. Gara-gara Listrik Padam, Rumah Petani Ludes Kerugian Rp 250 Juta

Ilustrasi kebakaran Sragen. Foto/Wardoyo
Ilustrasi kebakaran Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN–  Kebakaran hebat melanda Dukuh Margomulyo RT 16, Desa Jenar,  Kecamatan Jenar,  Senin (19/2/2018) malam. Gara-gara listrik padam, membuat Supar (48) harus kehilangan rumahnya yang ludes dilalap si jago merah.

Satu rumah korban berukuran 16 meter persegi terbuat dari jati, ludes tak tersisa. Tak ada barang yang bisa diselamatkan dari rumah pria yang berprofesi sebagai petani itu. Sehingga kerugian mencapai Rp 250 juta.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Bermula ketika aliran listrik mendadak padam bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sejak sore hari.

Baca Juga :  Bukan 50 % Plus 1 Dari Jumlah Warga Yang Hadir, Ternyata Ini Syarat Menang Bagi Paslon di Pilkada Tunggal atau Lawan Kotak Kosong. Simak Ketentuan Surat Suara dan Hitungan Menangnya!

Listrik padam sekitar pukul 17.00 WIB. Bersamaan dengan itu,  korban kemudian menyalakan lilin dan ditaruh di meja ruangan depan.

“Setelah lilin dinyalakan,  lalu ditinggal memasak di dapur. Nggak lama kemudian,  lilin ternyata jatuh dan membakar sofa lalu membakar nifet,  kasur dan seisi rumah.  Satu rumah limasan ukuran 16an habis terbakar Mas, ” papar Kades Jenar,  Sugiyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (19/2/2018) malam.

Api dengan cepat melahap rumah korban tanpa bisa dikendalikan lagi. Lokasi rumah yang agak jauh,  membuat kendaraan pemadam juga butuh waktu.

Dua unit mobil pemadam kebakaran baru tiba ketika api sudah melahap rumah korban.

Baca Juga :  Rumah Suharto di Plupuh Sragen Diamuk Kobaran Api. Warga Sempat Berhamburan Bantu Pemadaman, Kerugian Jutaan Rupiah
Petugas BPBD dan Pemadam Kebakaran saat melokalisir api yang menghanguskan rumah warga Margomulyo, Jenar, Senin (19/2/2018) malam. Foto/Wardoyo

Petugas pemadam hanya bisa melokalisir sisa-sisa api agar tidak merembet ke rumah lainnya. Setelah berjuang hampir dua jam,  api bisa dijinakkan meski rumah sudah ludes tak tersisa.

Kepala Harian BPBD Sragen,  Dwi Sigit Kartanto melalui Kasie Kukuh Handono menyampaikan BPBD langsung mengirim enam personel untuk membantu melakukan penanganan tanggap darurat di lokasi kejadian.

“Satu rumah milik korban habis terbakar. Kerugian Rp 250 juta. Penyebabnya api dari lilin yang dinyalakan saat listrik padam, ” ujarnya. Wardoyo