JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Korban Kebakaran Jenar Terpaksa Mengungsi, BPBD Gerak Cepat Langsung Kirim Bantuan

Tim BPBD Sragen saat menyerahkan bantuan kepada petani korban kebakaran di Jenar, Senin (19/2/2018) malam. Foto/BPBD
Tim BPBD Sragen saat menyerahkan bantuan kepada petani korban kebakaran di Jenar, Senin (19/2/2018) malam. Foto/BPBD

SRAGEN–  Musibah kebakaran tragis yang menimpa Supar (48) Dukuh Margomulyo RT 16, Desa Jenar,  Kecamatan Jenar,  Senin (19/2/2018) malam, memantik respon cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen. Selain membantu evakuasi pemadaman api,  BPBD juga langsung bergerak cepat mengirim bantuan tanggap darurat kepada korban yang kehilangan rumahnya tersebut.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen,  Dwi Sigit Kartanto melalui Kasie Logistik dan Kedaruratan BPBD,  Kukuh Handono mengungkapkan seusai membantu pemadaman dan evakuasi di lokasi kejadian,  Senin (19/2/2018) malam, Tim BPBD langsung turun mengirimkan bantuan untuk korban.

Baca Juga :  Mimpi Apa Semalam, Warga Gondang Sragen Dapat Undian Hadiah Mobil Avanza dari BKK Karangmalang. Pak Camat Juga Dapat Sepeda Motor

Bantuan yang dikirim diantaranya sembako,  makanan instan dan terpal untuk tempat tinggal darurat.

“Tadi langsung kami kirimkan bantuan mengingat kondisi korban memang memprihatinkan. Korban kehilangan rumahnya yang ludes dilalap api. Enggak ada yang bisa diselamatkan dan kerugiannya mencapai Rp 250 juta, ” papar Kukuh,  Senin (19/2/2018) malam.

Akibat kejadian itu,  korban yang kehilangan tempat tinggal,  juga terpaksa harus mengungsi ke rumah kakaknya yang tak jauh dari lokasi. Menurut rencana,  tim BPBD dan aparat terkait akan melanjutkan evakuasi puing reruntuhan esok harinya.

Baca Juga :  Bikin Miris, Berikut Daftar 19 Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Ada 6 Orang asal Mondokan dan 7 Orang dari Sidoharjo

Seperti diberitakan,  rumah limasan berukuran 16an milik Supar,  hangus tak tersisa usai dilanda kebakaran hebat sekira pukul 19.00 WIB.  Api berasal dari lilin yang dinyalakan saat listrik mendadak padam sejak pukul 17.00 WIB.

“Setelah lilin dinyalakan,  lalu ditinggal memasak di dapur. Nggak lama kemudian,  lilin ternyata jatuh dan membakar sofa lalu membakar nifet,  kasur dan seisi rumah.  Satu rumah limasan ukuran 16an habis terbakar Mas, ” papar Kades Jenar,  Sugiyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (19/2/2018) malam.  Wardoyo