JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Peminat Operasi Katarak Gratis Wonogiri Membludak, Bupati Minta Tambahan Kuota

WONOGIRI-Peminat bakti sosial operasi katarak gratis di Wonogiri membludak. Jumlahnya jauh melebihi kuota yang ditetapkan.

Operasi katarak gratis diadakan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat Kejaksaaan Agung Republik RI dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jawa Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Rencananya operasi dilaksanakan tanggal 23-25 Februari 2018.

Bakti sosial selain operasi gratis untuk katarak, juga operasi gratis hernia, dan pterigium.

Informasi yang dihimpun jumlah sementara masyarakat Wonogiri yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 597 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 355 orang operasi katarak, 84 orang operasi hernia, dan 178 orang operasi pterigium. Padahal kuota yang ditetapkan sejumlah 330 orang.

Baca Juga :  Jadi Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa Berkantor Mulai 26 September, Imbas Bupati Joko Sutopo Alias Jekek Ambil Cuti Kampanye Pilkada Wonogiri 2020

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan akhir bakti sosial Kejaksaan Agung RI, yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Sadiman, dan Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kamis (15/2/2018).

“Pelaksanaan operasi digelar tanggal 23-24 Februari, sedang tanggal 25 digunakan untuk pengobatan lanjutan pasca operasi,” jelas Kajati.

Jumlah peserta 597 orang tersebut merupakan hasil screening medis yang telah dilakukan di Puskesmas.

“Kuota baksos yang diberikan adalah 330. Terdiri dari 170 orang operasi katarak, 30 orang operasi pterigium, dan 30 orang operasi hernia. Sehingga masih ada 267 lagi calon pasien yang diharapkan bisa ikut dalam kegiatan ini,” ungkap Kepala Bagian Humas, Haryanto, memberikan keterangan pers, Kamis (15/2/2018).

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing Tegaskan Tak Benar Kabar Salah Satu Paslon Datang Diiringi Ribuan Massa ke Kantor KPU, Dipastikan Pula Tak Ada Konvoi

Bupati, ujar dia, berharap kemungkinan adanya tambahan kuota. Sehingga semua calon peserta bisa tertangani semuanya.

“Kami berusaha mengusulkan adanya penambahan kuota. Tapi jika kuota dari pusat terbatas, sisanya akan kami tangani sendiri. Sehingga masyarakat yang sudah melewati screening bisa ikut semuanya, bisa terakomodir seluruhnya,” ujar dia.

Selanjutnya, pelaksanaan baksos digelar di dua tempat. Operasi hernia dilaksanakan di RSUD dokter Soediran Mangun Sumarso, sedang operasi katarak dan pterigium dilaksanakan di Poliklinik Kejari Wonogiri. Aris Arianto