JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tanah Retak Tirtomoyo, 2 Rumah Dibongkar, 8 Lainnya Terancam

Pengecekan kondisi pergerakan tanah di Desa Hargorejo, Kecamatan Tirtomoyo
Pengecekan kondisi pergerakan tanah di Desa Hargorejo, Kecamatan Tirtomoyo

WONOGIRI-Pergerakan tanah hingga mengakibatkan tanah retak tidak hanya terjadi di Kecamatan Kismantoro dan Purwantoro. Tanah retak juga berlangsung di RT 2 RW 4 Dusun Damon, Desa Hargorejo, Kecamatan Tirtomoyo.

Pemantauan dan pengecekan dilakukan oleh personil BPBD bersama Camat Tirtomoyo dan kepala desa setempat, relawan, dan warga. Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Selasa (27/2/2018) mengungkapkan, awal pergerakan tanah terjadi pada 24 Januari 2018 akibat curah hujan intensitas sedang. Selanjutnya secara beruntun tanggal 3 dan 8 Februari 2018 terjadi peningkatan jumlah rekahan. Selain itu terjadi beberapa longsoran skala kecil sampai menengah.

“Hasil pemantauan dan pengecekan kami terlihat beberapa batang pohon kondisi sekarang mengalami roboh dan atau kondisi miring serta peningkatan jumlah rekahan semakin meningkat,” ungkap dia.

Lebar rekahan mencapai rata-rata antara 10 sentimeter sampai 20 sentimeter. Dari hasil pengecekan lokasi pergerakan tanah volume keretakan sepanjang sekitar 600 meter melingkar membentuk tapal kuda sedangkan penurunan tanah sekitar lokasi puncak rekahan sekitar 60-80 sentimeter.

Baca Juga :  Sah Lur, Pilkada atau Pilbup Wonogiri 2020 Diikuti 2 Paslon, Yakni Joko Sutopo-Setyo Sukarno alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo, KPU Sudah Menetapkan

Luncuran tanah juga telah terjadi di belakang rumah salah satu warga sekitar lebih dari 10 meter dengan lebar sekitar hampir 70 meter dan di bagian bawah kontur tanah berupa lumpur.

Di beberapa lokasi terjadi penurunan tanah serta terjadi sumber air di dalam tanah yang mengalir dengan kondisi berlumpur.

Dampak dari kejadian itu dua unit bangunan rumah warga terpaksa dibongkar oleh pemiliknya. Yaitu milik
1. Eko Purnomo ( 84 th / 3 jiwa )
2. Wardi ( 54 th/ 6 jiwa )
Sedangkan rumah yang terancam sebanyak delapan unit yaitu milik :
1. Warno (60 th/2 jiwa)
2. Warsono (65 th/4 jiwa)
3. Narman (65 th/1 jiwa )
4. Kari (72 th/5 jiwa)
5. Kartomo (68 th/6 jiwa)
6. Parijem (84 th/4 jiwa)
7. Yadi (60th/3 jiwa)
8. Yatmi (60 th/3 jiwa).

Baca Juga :  Siapa Sebenarnya Ketua DPRD Wonogiri Pengganti Setyo Sukarno? Kalau PDIP Usulkan Sriyono Sang Ketua Komisi IV

Jumlah KK yang terdampak maupun terancam sebanyak 10 KK atau 37 jiwa.

Sedangkan infrastruktur jalan yang mengalami keretakan sebanyak dia lokasi dan satu lokasi jalan tertutup longsoran tanah.

“Kami mengimbau warga melalui kepala desa bahwa di wilayah tersebut agar tidak dipergunakan aktifitas. Untuk sementara warga segera dievakuasi ke tempat yang aman mengingat kondisi di Kabupaten Wonogiri masih terjadi hujan,” sebut dia.

Upaya penanganan pemulihan lokasi pergerakan tanah melalui penutupan semua rekahan serta pengalihan aliran air agar tidak mengalir di sela sela rekahan. Dukungan bantuan bahan bangunan bagi rumah warga yang terdampak sudah didistribusikan berikut logistik warga serta giat pemulihan. Aris Arianto