loading...
Loading...
Ilustrasi komplotan pencuri

SRAGEN– Niat baik tak selamanya berbalas dengan kebaikan. Hal itu pula yang sepertinya dirasakan oleh mahasiswi asal Dukuh Mulyorejo RT 10, Jenggrik,  Kedawung,  Desi Eny Nurhidayati (20).

Niat baiknya menolong pria yang mengaku teman dekat bapaknya di Papua Barat,  justru berbalas dengan kepedihan.  Ya, pria yang mengaku sudah berkeluarga dan datang meminta tolong itu justru ternyata tega mencuri barang milik mahasiswi itu.

Perbuatan bejat pelaku  itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek Kedawung,  Kamis (5/2/2018). Korban menceritakan sehari sebelumnya ia kedatangan pria yang mengaku sebagai teman dekat bapaknya yang kini merantau di Serui Papua Barat.

Baca Juga :  33.000 Warga Sragen Tunggu Keping E-KTP, Dispendukcapil Siap Luncurkan Si Anton

Pria itu datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Grand warna hitam nopol tidak jelas.

Tanpa curiga,  korban menerima pria itu.  Setelah disuruh masuk ke rumah,  pria itu sempat minta izin salat duhur. Korban kemudian membuatkan minum.

Selesai salat,  pria yang tak mau menyampaikan identitasnya itu baru menguraikan kedatangannya bahwa ingin minta tolong diantar menca buah mengkudu untuk obat darah tinggi istrinya.

Baca Juga :  Indikasi Monopoli Jas Kades Catut Rekomendasi Pemkab Kian Menjadi, DPRD Sragen Desak Pemkab Turun Tangan. Penjahit-Penjahit Tuding Pemkab Tak Pro Rakyat Kecil 

Kemudian terlapor mengajak berboncengan namun pelapor tidak mau karena terlapor bawa motor sendiri. Sesampainya di rumah tetangga yang punya mengkudu,  korban memarkir sepeda motornya dan memetik beberapa buah mengkudu.

Setelah selesai dipetik, pria itu mendadak minta izin mencari plastik. Namun sekitar 10 menit pria itu tak kunjung datang sehingga korban memutuskan balik ke rumah.

Baca Juga :  Korupsi Pungli Alsintan Sragen Gunakan Sandi Uang Administrasi. Apri Akui 5 Kali Setor ke Sudaryo Antara Rp 2,5 Juta Hingga Rp 35 Juta 

Sesampai di rumah dia kaget mendapati kamarnya sudah berantakan. Saat dicek ternyata laptop merk Lenovo warna hitam seharga Rp 3,5 juta dan HP merek Samsung seharga Rp 1,8 juta sudah tidak ada.

Yakin sudah dicuri oleh tamu tak diundang itu,  korban langsung melapor ke Polsek Kedawung. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo membenarkan adanya laporan itu. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo

 

Loading...