JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Awas, Mulai April Taksi Online Yang Tak Urus Ini, Bakal Langsung Ditilang!

Ilustrasi Taxi Online
Ilustrasi Taxi Online

JAKARTA– Pengemudi taksi online diminta segera mengurus SIM dan KIR. Pasalnya, Kementerian Perhubungan mengisyaratkan akan segera mencabut toleransi untuk tidak menilang taksi jika melanggar Peraturan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Kepala Subdirektorat Angkutan Orang Kementerian Perhubungan Syafrin Liputo mengatakan toleransi itu dicabut setelah selesainya program subsidi SIM A dan uji KIR gratis di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Namanya Dicatut, ST Burhanuddin: Soal Uang Tak Tahu, Hatta Ali: Saya Tak Kenal Pinangki

“Kami harapkan tidak terlalu lama. Maret-April ini untuk segera selesai program di seluruh Indonesia,” katanya di Hotel Mega Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018).

KIR merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi pengemudi taksi online agar terhindar dari sanksi kepolisian dan Kementerian Perhubungan melalui Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Aturan soal KIR diatur Permenhub 108 tahun 2017.

Uji KIR dilakukan untuk mengontrol kualitas kendaraan agar layak jalan dan aman jika digunakan berkendara. Jika lolos, kendaraan tersebut akan mendapatkan tanda lolos uji dari pemerintah lewat Kementerian Perhubungan.

Baca Juga :  Tilang Cewek ABG Anggota Perguruan Silat Yang Gleyer-gleyer Pakai Mobil Mewah, Polisi Karanganyar Kaget Saat Geledah Mobil. Ternyata di Dalamnya Ada 3 Cewek dan 2 Cowok Usia SMA

Pemerintah sebenarnya telah memberlakukan Permenhub itu sejak awal Februari 2018. Namun, sanksi tak langsung diterapkan karena menunggu para pengemudi ojek online untuk memenuhi syarat kelayakan jalan.

“Pemerintah coba memfasilitasi pemenuhan persyaratan tersebut seperti program SIM dan KIR,” kata Syafrin.

www.tempo.co