JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Bergonggong, 2 Kakek di Mondokan dan Tanon Sragen Ini Harus Pasrah Kena Gerebek Polisi

Dua tersangka judi gonggong. Kolase/Wardoyo
Dua tersangka judi gonggong. Kolase/Wardoyo

SRAGEN– Makin senja usia,  mestinya makin banyak pula beramal. Tapi tidak bagi dua kakek asal Tanon dan Mondokan ini.

Keduanya malah melakukan perbuatan yang dilarang agama dan pidana yakni berjudi. Kedua kakek itu masing-masing bernaama Supardi alias Godik (59) warga Dukuh Tanon RT 5, Tanon,  dan Ngatimin alias Ingkling (60) asal Dukuh Bringinan RT 19, Tempelrejo,  Mondokan. Keduanya ditangkap polsek Mondokan saat tengah berjudi gonggong di sebuah rumah di Dukuh Bringinan, RT 16, Desa.Tempelrejo, Mondokan.

Baca Juga :  Tragis, Ditunggu-Tunggu Hingga Petang, Kartini dan Anaknya Histeris Lihat Suaminya Sudah Tewas Tergeletak di Sawah Jurangjero Karangmalang Sragen

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Mondokan,  AKP Kabar Bandiyanto mengungkapkan keduanya ditangkap dalam sebuah penggerebekan yang digelar sekira pukul 14.30 WIB.

Penggerebekan dua kakek berjudi gonggong oleh Polsek Mondokan Kamis (1/3/2018). Foto/Wardoyo

Penggerebekan berawal dari tim yang berpatroli pengamanan ke wilayah. Sesampai di Tempelrejo, ada informasi dari warga perihal judi gonggong di lokasi kejadian.

“Tim lalu berputar balik arah dan menuju lokasi.  Saat kami datang ternyata benar ada empat orang sedang judi gonggong. Saat digerebek,  dua tersangka kabur,  hanya dua yang kami amankan, ” paparnya usai penggerebekan.

Baca Juga :  Rumah Seharian Tertutup, Marmi asal Ngargosari Sragen Ternyata Ditemukan Sudah Tergeletak Tak Bernyawa di Ranjangnya

Dari lokasi kejadian, tim mengamankan barang bukti Uang tunai Rp 470.000, 1 buah meja karambol, satu set kartu domino, dua set kartu Ceki dan satu unit sepeda motor.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,  kedua tersangka bakal dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka yang kabur saat penggerebekan. Wardoyo