Ilustrasi

SRAGEN–  Menjelang tahun politik,  situasi di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen mulai memanas. Tiada angin tiada hujan,  mendadak sejumlah kader Sragen melontarkan desakan agar pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) segera menggelar musawarah cabang (muscab) guna melakukan pergantian pengurus.

Mereka memandang kepengurusan DPC PKB Sragen di bawah kepemimpinan Mukafi Fadli akan berakhir pada pertengahan bulan Maret ini. Selain itu, kepemimpinan Mukafi juga dinilai sudah terlalu lama dan saatnya sudah berganti.

Baca Juga :  Bikin Ngiler, Krisdayanti Blak-Blakan Soal Besaran Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI. Rp 75 Juta di Awal Bulan, Hingga Rp 450 Juta Tiap Reses

Wakil Ketua DPC PKB Sragen, Nirwan Arif Hidayatullah Selasa (6/3/2018)  mengatakan, regenerasi pengurus PKB Sragen mendesak dilakukan. Selain sudah akan habis masa kepengurusannya pada Maret ini, pengurus DPC yang sekarang juga dinilai telah gagal mengemban amanat partai di sejumlah even politik.

Menurut Nirwan, contoh terbaru kegagalan tersebut adalah kalahnya jago PKB dalam pelaksanaan Pilbup Sragen beberapa waktu lalu. Meski kekalahan itu adalah kesalahan kolektif seluruh kader PKB, namun yang paling bertanggungjawab mestinya Ketua DPC.

Advertisement
Baca Juga :  Gedungnya Ambrol, Nasib 27 Siswa SDN Patihan 3 Sidoharjo Akhirnya Digabung ke SDN 1. Puluhan Relawan dan Wali murid Rame-Rame Langsung Bersihkan Puing

“Kalau merujuk karir politik, Ketua DPC PKB Sragen, Mukafi Fadli mestinya sudah harus naik kelas menjadi pengurus tingkat provinsi. Regenerasi kader harus jalan dengan menggelar muscab secepatnya,” ujarnya.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua