JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Gemparkan Warga Ngrampal Sragen. Sepasang Kakek Nenek Tewas Terpanggang Saat Tengah Sakit dan Terlelap

Tim gabungan Polsek, BPBD, PMI Sragen saat mengevakuasi jasad kakek nenek asal Karangudi, Ngrampal yang tewas terpanggang saat kebakaran hebat yanh menghanguskan rumah mereka, Selasa (13/3/2018) dinihari. Foto/Wardoyo
Tim gabungan Polsek, BPBD, PMI Sragen saat mengevakuasi jasad kakek nenek asal Karangudi, Ngrampal yang tewas terpanggang saat kebakaran hebat yang menghanguskan rumah mereka, Selasa (13/3/2018) dinihari. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Insiden kebakaran hebat menghanguskan rumah milik pasangan suami istri (Pasutri) asal Dukuh Gonggang,  RT 7, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal Senin (12/3/2018) tengah malam.  Selain menghanguskan rumah,  pasutri lanjut usia bernama Sariyo (75)- Waginem (80).

Kedua kakek nenek itu tewas mengenaskan usai terpanggang kobaran api. Informasi yang dihimpun di lapangan dan BPBD Sragen,  kebakaran diketahui pertama kali pukul 23.30 WIB.

Kondisi rumah yang berkonstruksi kayu dan bambu membuat api dengan cepat langsung membakar rumah tersebut.

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

Tragisnya,  penghuni rumah yang selain sama-sama sudah tua,  juga diketahui sedang sakit.

“Karena kondisinya sakit dan saat kejadian tengah terlelap,  keduanya gagal menyelamatkan diri.  Api juga sangat cepat sehingga tak berhasil dievakuasi. Keduanya meninggal dunia terpanggang, ” papar Kepala Pelaksana Harian BPBD Dwi Sigit Kartanto melalui Kasie Kedaruratan dan Logistik,  Kukuh Handono,  Selasa (13/3/2018).

Ia menguraikan saat kejadian,  tim gabungan dari Damkar,  BPBD dan warga sudah bergerak melakukan pemadaman dan berupaya menyelamatkan.

Namun rumah yang sudah tua dan mudah terbakar membuat api berkobar hebat dan dalam sekejap sudah meluluhlantakkan seisinya.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

“Semalam langsung dilakukan evakuasi korban. Ditemukan dalam kondisi sudah hangus di lokasi dalam rumah. Dimungkinkan terjebak dan tak bisa keluar. Karena memang sedang sakit, ” tukasnya.

Isak tangis pun mengiringi musibah tragis itu. Pagi ini warga langsung berdatangan menyaksikan lokasi kebakaran yang merenggut nyawa kakek nenek tersebut.

“Penyebab masih diselidiki. Dugaanya karena obat nyamuk, ” tukasnya. Wardoyo