JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ketinggian Ombak Laut Selatan Wonogiri Capai 5 Meter, Nelayan Jadi Takut Melaut

Pengunjung menikmati debur ombak Pantai Nampu, Paranggupito, Wonogiri
Pengunjung menikmati debur ombak Pantai Nampu, Paranggupito, Wonogiri

WONOGIRI-Saat ini ombak tinggi tengah melanda Samudera Hindia atau Laut Selatan sebelah jalur pantai Kecamatan Paranggupito, Wonogiri. Dampaknya, nelayan tidak berani terjun ke laut.

Ombak tinggi terjadi sudah selama dua hari belakangan ini. Ketakutan juga dialami para pencari lobster.

Ketua Koperasi Nelayan Parang Bahari Paranggupito, Dwi Hartono mengatakan, ketinggian ombak di pantai-pantai Paranggupito berkisar 3-5 meter. Yakni Pantai Nampu, Sembukan, Waru, Jojogan, dan lainnya.

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri AKBP Christan Tobing Tegaskan Tak Benar Kabar Salah Satu Paslon Datang Diiringi Ribuan Massa ke Kantor KPU, Dipastikan Pula Tak Ada Konvoi

Nelayan Paranggupito akhirnya memilih melabuhkan perahunya di Pelabuhan Pantai Sadeng, Girisubo, Gunung Kidul, DIY. Dampak lainnya, tidak ada pelelangan ikan di Sadeng.

Nasib serupa, jelas dia dialami para pencari lobster. Mereka tidak berani mencari lobster karena bisa berakibat fatal apabila tergelincir dari tebing-tebing karang.

Baca Juga :  Razia Masker di Sidoharjo Wonogiri, Tim Gabungan Jaring Sejumlah Warga yang Mengenakan Masker di Dagu

Pada situasi normal, para nelayan tradisional biasa menuruni tebing-tebing pantai untuk mencari umpan lobster. Umpan tersebut berupa kerang-kerangan, usal, siput laut, gurita, dan binatang-binatang laut yang bersembunyi di antara bebatuan karang.

“Ombak tinggi tidak sampai merusak warung-warung di Pantai Nampu,” kata dia, Kamis (22/3/2018). Aris Arianto