JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mengejutkan, Ini Permintaan Terakhir Bos Pendiri Matahari Dept Store Sebelum Hilang dan Ditemukan Tewas di Sungai

Proses evakuasi jasad pendiri Matahari Dept Store di Sungai Ciliwung. Foto/Tribunnews
Proses evakuasi jasad pendiri Matahari Dept Store di Sungai Ciliwung. Foto/Tribunnews

BOGOR– Ada cerita lain di balik tewasnya pendiri Matahari Dept Store,  Hari Darmawan yang ditemukan mengambang di Sungai Ciliwung,  Bogor,  Sabtu (10/3/2018). Sebelum diketahui hilang dan kemudian ditemukan tewas di aliran Sungai Ciliwung,  Hari sempat mengajukan permintaan ke sopirnya.

Saat ingin melihat luapan Sungai Ciliwung yang berada di tepi villanya Jumat (9/3/2018) malam pukul 20.00 WIB, Hari diketahui sempat menyebut permintaan terakhirnya. Diketahui saat itu ia datang ke vila bersama sopirnya.

Menurut penututan warga, H Basri (53), insiden tersebut berawal saat Hari tiba-tiba hilang.

“Iya beliau awalnya ada di Villanya sama sopirnya, sekitar pukul 20.00 WIB,” katanya.

Baca Juga :  Dua Pertiga Pengurus Wilayah dan Cabang Setuju, PBNU Putuskan Muktamar Ke-34 Diundur hingga Akhir Tahun 2021

Dikatakannya bahwa ketika itu sang sopir diminta untuk mengambilkan air minum di mobil milik Hari yang diparkirkan tak jauh dari lokasi kejadian. Ternyata itulah permintaan terakhir bos pendiri dept store terbesar di negeri ini tersebut.

“Iya disuruh ke luar ambil air di mobilnya, tapi pas balik lagi, beliau menghilang,” jelasnya.

Diduga, saat mendekat ke sungai,  Hari kehilangan keseimbangan sehingga diduga Hari terjatuh ke sungai.

“Itu masih dugaan sementara, diduga beliau (Hari Darmawan) kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke dungai Ciliwung yang saat itu arusnya sedang deras,” ungkap Senior Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari, Ilham Fadjriansyah.

Baca Juga :  Pidato Sidang Umum PBB: Presiden Jokowi Tegaskan Setiap Negara Berhak untuk Akses Vaksin Covid-19, Sebut Vaksin Jadi Game Changer Perang Global Melawan Pandemi

Usia kejadian, pihaknya melakukan penyisiran ke area sungai Ciliwung dan melaporkan kepada Pihak Polsek Cisarua.

Pencarian dilakukan hingga pukul 02.00 WIB, Sabtu (10/3/2018) dengan melakukan penyisian di Bantaran Sungai Ciliwung.

Pencarian nihil hingga dilanjut pagi hari dengan meminta bantuan Tim SOAR TWM.

Tim gabungan dari Tagana dan Tim SAR TWM melakukan penyisiran dari titik awal diduga tercebur.

Dan sekitar 15 menit melakukan penyisiran, tubuh Hari ditemukan tak bernyawa tersangkut di bebatuan pukul 06.30 WIB.

Tubuh Hari ditemukan dalam posisi tengkurap dan hanya berjarak sekitar 1 km dari lokasi vilanya. Tribunnews