JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pelototi Kampanye Hitam Pilkada Karanganyar, Kodim Siagakan 100 Personel dan Satu SST

Dandim 0727/Karanganyar. Foto/Wardoyo
Letkol Inf Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Komando Distrik Militer (Kodim 0727) Karanganyar menyiagakan sebanyak 100 personil dan satu SST (satuan setingkat peleton) untuk mengamankan Pilkada serentak yang akan mementaskan Pilgub Jateng berbarengan dengan Pilkada Karanganyar. Mereka akan disiagakan untuk membantu pengamanan proses Pilkada yang akan dihelat 27 Juni mendatang.

Penegasan itu disampaikan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum, kepada wartawan Kamis (29/3/2018).

“ Kami mendapatkan dua paket pengamanan sekaligus, yakni pengamanan Pilgub Jawa Tengah dan Pilkada Karanganyar,” katanya.

Terkait persiapan pengamanan itu, Dandim memastikan kesiapan para personelnya dalam menghadapi pesta lima tahunan tersebut. Menurutnya, meski tupoksi utama pengamanan ada di kepolisian, pihaknya sudah menyiagakan personel untuk membantu tugas pemerintah dan kepolisian dalam mengawal jalannya pengamanan pesta demokrasi.

Baca Juga :  Hasil Test Swab Ketiga Negatif Covid, Ketua RT Buran Nadar Gelar Bancakan Sebagai Rasa Syukur

Dandim juga menegaskan gangguan keamanan berpotensi terjadi dalam proses pilkada. Oleh karena itu, lanjut Dandim, prajurit TNI harus mempertahankan kondisi di lapangan. Pihaknya juga terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya kampanye hitam dan hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya kondusivitas Pilkada.

“ Sampai saat ini, kita memang belum menemukan adanya kampanye hitam. Meski demikian kita tetap siaga. Kami juga meminta kedua pasang calon untuk berkampanye dengan santun,” jelasnya.

Terkait dengan netralitas TNI, Dandim kembali menegaskan, jika seluruh anggotanya harus menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada pasangan manapun dalam pelaksananaan pesta demokrasi, baik dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah maupun pilkada Karanganyar.

Baca Juga :  Gudang Kayu di Tasikmadu Terbakar, Diduga Konsleting dari Pompa Air

“ TNI itu tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak. TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis,” katanya.

Dijelaskannya, Implementasi netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada dilakukan dalam bentuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada satu kontestan. Wardoyo