loading...
Loading...
Sejumlah murid SMKN 2 Ponorogo mencabuti paku di Alun-alun, Sabtu (3/3/2018).

PONOROGO-Sekolah berbudaya dan peduli lingkungan SMK Negeri 2 Ponorogo, Jatim mengadakan gerakan bersih-bersih sampah di sejumlah lokasi strategis di Ponorogo. Program yang dipelopori oleh Dinas Lingkungan Hidup ini diikuti oleh ribuan pelajar, khususnya yang ada di kecamatan Ponorogo, Sabtu (3/3/2018).

Koordinator Adiwiyata SMK Negeri 2 Ponorogo, Any Dwi Yulianto, kepada Joglosemarnews.com, menjelaskan, acara dilakukan dalam rangka peringatan Hari Sampah Sedunia.
Ada ratusan muridnya yang dikerahkan untuk memungut sampah. Mulai dari sekitar taman kota kawasan alun-alun Ponorogo dan tempat strategis lainnya.

Baca Juga :  Permenhub No. 12 Terbit, G-Jek dan Grab Diwajibkan Sediakan Shelter bagi Pengemudi

Selain sampah yang berserakan, aksi juga menyasar paku yang menancap di pohon.

Menurut dia, pembersihan kawasan kota dari sampah sangat penting sebagai bentuk cinta lingkungan, apalagi kebersihan juga sebagian dari iman. Gerakan membersihkan sampah juga sebagai upaya agar kesadaran siswa dan masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya semakin tinggi.

Baca Juga :  KPK Tangkap Seorang Direktur BUMN Krakatau Steel lewat OTT

“Gerakan pungut sampah ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Sampah Sedunia,” kata dia.

Dia mengakui, menumbuhkan kesadaran pentingnya kebersihan lingkungan memang bukanlah hal mudah. Hal itu terlihat dari kurangnya partisipasi warga pada kegiatan ini. Namun pihaknya berharap hal yang dilakukan tesebut dapat menjadi awal mengubah kebiasaan warga menjadi lebih peduli dan menjaga kebersihan lingkungan. Aris Arianto

Baca Juga :  Kasus Suap Krakatau Steel, Pria Kelahiran Solo Ini Akhiri Karir di Balik Terali Besi

Loading...