JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sering Bikin Onar dan Keresahan, 4 Preman Remaja Bersenjata Samurai Diringkus Polsek Gemolong

Tim Polsek Gemolong saat menggelandang empat remaja geng preman bersamurai di Taman Edupark Gemolong, Sabtu (10/3/2018). Foto/Wardoyo
Tim Polsek Gemolong saat menggelandang empat remaja geng preman bersamurai di Taman Edupark Gemolong, Sabtu (10/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN– Tim Polsek Gemolong meringkus empat orang yang diduga sering melakukan aksi premanisme dan meresahkan warga sekitar Sabtu (10/3/2018) petang.  Ironisnya dari empat yang ditangkap itu, mayoritas diketahui masih berusia remaja di bawah 20 tahun.

Celakanya lagi,  saat diamankan satu diantaranya juga diketahui membawa senjata samurai.  Diduga kuat,  saat ditangkap, mereka tengah dalam pengaruh minuman keras.

Data yang dihimpun di Mapolres, empat remaja berandalan dan bertato itu diamankan sekira pukul  15.00 WIB. Mereka ditangkap saat bergerombol di Lokasi Taman Edupark Gemolong.

Baca Juga :  Sragen Berduka, Ustadz Muda Habib MA Pimpinan Ponpes El Nusa Shobo Guno Meninggal Dunia Positif Terpapar Covid-19. Pemakaman di Ponpes, Tetap Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Melihat penampilan mereka yang acak-acakan,  tim Polsek langsung menginterogasi. Saat digeledah,  satu preman tak berkutik ketika ditemukan membawa sebilah pedang samurai.

Kapolsek Gemolong AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman membenarkan penangkapan terhadap empat preman di Gemolong itu.

“Awalnya kami dapat laporan dari warga yang resah oleh keberadaan geng preman remaja itu.  Warga resah jarena mereka membawa samurai dan sering mangganggu warga, “ paparnya Minggu (11/3/2018).

Baca Juga :  Bona Sinaga, Amran Sinaga dan Suherno Siburian Digerebek Saat Asyik Main di Masaran Sragen. Polisi Amankan Satu Tikar dan Uang Rp 700.000

Saat di Mapolsek,  keempatnya langsung dilakukan pendataan. Ternyata keempatnya diketahui berasal dari luar Sragen.

Saat ini, keempatnya tengah di periksa unit Reskrim Polsek. Sementara pedang samurai yang ditemukan,  disita sebagai barang bukti.

Kapolsek menambahkan operasi terhadap preman itu dilakukan untuk memberantas aksi premanisme dan menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pilgub.. Wardoyo