JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Suti Menangis, Mimpi Bisa Umroh dari Upah Tukang Sapu Bertahun-tahun Terenggut Biro First Travel

Suti, salah satu korban penipuan Biro Umroh First Travel asal Karanganyar berusaha tegar. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Suti, salah satu korban penipuan Biro Umroh First Travel asal Karanganyar berusaha tegar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Cerita kepedihan korban-korban penipuan biro Umroh First Travel juga menyeruak di Karanganyar.

Sebanyak 45 orang warga Karanganyar menjadi korban biro perjalanan umro, First Travel, yang saat ini kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok Jawa barat, dengan terdakwa Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan  Siti Nuraidah Hasibuan.

Dari 45 orang itu,  satu diantaranya adalah Suti (50) warga Dusun Manggung Rt 03/Rw 07 Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar kota.

Baca Juga :  Kabar Gembira, 9.000 PNS Karanganyar Segera Terima Gaji 13. Total Rp 43 Miliar, Catat Waktu Pencairannya!

Ia menuturkan awalnya dia menerima promo dari First Travel yang menawarkan umroh dengan biaya murah.

Suti diketahui adalah buruh penyapu jalan. Hampir belasan tahun ia kumpulkan uang sedikit sedikit demi bisa menebus mimpi menuju tanah suci.

Menurut Suti, saat itu dia ditawarkan dapat berangkat umroh dengan biaya Rp 14 juta, pada tahun 2014 lalu.

Isteri Suwanto itu juga menuturkan, keinginan untuk berangkat ke tanah suci merupakan cita-citanya sejak lama.

Baca Juga :  Terus Melaju, Kasus Covid-19 Karanganyar Capai 194 Positif, Suspek 1.601, 156 Sembuh dan 46 Meninggal Dunia

Setiap bulan penghasilan dari pekerjaaan sebagai penyapu jalan, dia kumpulkan. Sampai akhirnya dia mendapat promo ibadah umroh. Namun, keberangkatan ke tanah suci melalui First Travel tersebut, akhirnya gagal.

“Ya sudahlah mas. Saya hanya pasrah. Saya berharap uang saya bisa kembali. Uang segitu sangat besar bagi saya,” pungkasnya. Wardoyo