JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tahapan Pemilu yang Sangat Panjang Bisa Bikin Pemilih Bosan, Begini Menyiasatinya

KPU Jateng
KPU Jateng

WONOGIRI-Setidaknya selama tiga tahun, masyarakat khususnya pemilih dihadapkan pada tahapan sejumkah pemilihan umum (pemilu). Waktu yang sangat lama itu memungkinkan masyarakat pemilih jenuh.

“Bisa saja masyarakat pemilih menjadi jenuh. Nah, ini yang harus disikapi,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri, Nat Nawir, Jumat (2/3

/2018).

Dia memaparkan, pada 2017 kemarin, tahapan Pilgub Jateng 2018 sudah bergulir. Demikian halnya dengan tahapan Pileg 2019. Penyelenggara pemilu disibukkan dengan segala pernak-pernik kepemiluan. Praktis selama tiga tahun dari 2017 sampai 2019, masyarakat dihadapkan pada tahapan pemilu itu.

Baca Juga :  Wah Selamat Ya BPR Gajah Mungkur Ngadirojo Wonogiri Sukses Raih Golden Award dari Infobank, Ternyata Penilaiannya Mengacu Pada 5 Kriteria ini

“Supaya tidak jenuh, penyelenggara pemilu harus kreatif. Seperti kami yang harus bisa mengolah cara penyampaian informasi ke publik agar tidak membuat kejenuhan,” papar dia.

Penyampaian informasi, ujar dia, salah satunya bisa ditempuh melalui sosialisasi. Kini sosialisasi tak lagi sebatas mengumpulkan peserta di dalam ruangan dan diberikan materi. Sosialisasi harus melalui metode yang menyenangkan. Misalnya dipadu dengan acara musik, pembagian hadiah, dan lainnya.

Baca Juga :  Pasangan Josss dan Harjo Kumpulkan Dokumen Perbaikan Sesuai Batas Waktu yang Ditentukan, Masyarakat Diharap Beri Masukan dan Tanggapan

“Spanduk, kaos, dan materi sosialisasi juga tidak monoton. Penuh warna dan atraktif,” ujar dia. Aris Arianto