JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Aneh, Sejumlah Pengendara yang Lewat di Magelang Dilempar Balok Orang Tak Dikenal

Tribunnews

MAGELANG – Sekelompok orang tak dikenal melakukan aksi perusakan dan penganiayaan kepada sejumlah pengendara mobil di Jalan Magelang-Secang.

Kejadian itu tepatnya terjadi di sepanjang jalan depan RSJ dr Soeroyo dan jalan alternatif Kuwaluhan, Sabtu (14/4/2018) tengah malam.

Salah seorang korban, Franklin Halomoan Moses Febriadi (34), warga Dusun Krajan, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung menjadi korban perusakan kendaraan oleh sejumlah orang tak dikenal di Jalan Magelang – Secang.

Aksi kejahatan tersebut terjadi tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat itu dirinya bersama dengan kedua adiknya,Elizabeth Retno dan Novena Margaretha mengendarai mobil Suzuki Karimun nomor plat H9226MB dari arah Yogyakarta menuju ke Soropadan, Kabupaten Temanggung.

Baca Juga :  Ini Bedanya Operasi Zebra 2020 di Kebumen. Kapolres: Yang Melanggar Kita Tegur Tapi Dengan Cara Humanis!

Sesampainya di daerah Payaman, Magelang, tiba-tiba sejumlah orang tak dikenal melemparkan kayu balok ke arah kendaraan yang ditumpangi mereka.

Sontak mereka pun terkejut. Kaca depan mobil pun pecah. Saat diperiksa, ternyata pelaku sudah melarikan diri.

Mereka kabur menggunakan motor trail kawasaki KLX dan motor jenis matic. Pelaku juga terlihat membawa senjata tajam berupa clurit dan senapan laras panjang.

“Mereka sedang dalam perjalanan pulang, tiba-tiba dilempari kayu balok oleh orang tak dikenal. Kaca depan pecah, dan mereka langsung kabur,” ujar Edy Widjanarko, salah seorang keluarga dari korban, Minggu (15/4/2018).

Ternyata tak hanya Franklin dan kedua adiknya yang menjadi korban. Ada sebanyak empat mobil lainnya yang mengalami hal yang sama.

Baca Juga :  Dalam Dua Hari pada Akhir Pekan, Dua Pengendara di Kudus Tewas di Jalan

Rata-rata memiliki plat H asal semarang dan plat K dari Pati yakni mobil karimun dengan Nopol H 9226 MB, Mobil Xenia putih dengan Nopol K 9465 PH, dan Mobil Xenia Silver bernopol K 8913 HL.

“Ada korban lain yang mengendarai mobil Xenia dan dihentikan lalu dipukuli menggunakan batu, hingga korban dirawat di RSJ Dr Soeroyo” tutur Edy.

Lanjutnya, pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Secang. Saat ini Unit Reskrim Polsek Secang masih melakukan proses penyelidikan terkait peristiwa perusakan mobil tersebut.

Sekelompok orang tak dikenal tersebut diketahui membawa senjata tajam berupa celurit dan senapan laras panjang. # Tribunnews