JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bagi-Bagi Kain Batik di Masa Kampanye, Anggota DPRD Karanganyar Dilaporkan ke Panwaslu

Warga saat menunjukkan laporan ke Panwaslu Karanganyar soal bagi kain batik oleh Timses Paslon nomor urut dua, Selasa (3/4/2018). Foto/Wardoyo
Warga Jatisari  saat menunjukkan laporan ke Panwaslu Karanganyar soal bagi kain batik oleh Timses Paslon nomor urut dua, Selasa (3/4/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Gara-gara membagikan kain batik dalam salah satu pertemuan warga, salah satu anggota tim pemenangan salah satu paslon bupati dan wakil bupati Karanganyar, dilaporkan ke panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu), Selasa (03/04/2018). Timses yang dilaporkan tersebut diketahui juga berstatus sebagai anggota DPRD Karanganyar.

Laporan tersebut, juga disertai dengan dua kain batik dan diterima langsung ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa. Anggota tim pemenangan yang dilaporkan tersebut adalah Anung Marwoko.

Kepada wartawan, Supardi, warga Jatisari, Tepus, RT 06/10, Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, selaku pelapor, mengatakan, bagi-bagi kain batik tersebut dilakukan Anung Marwoko kepada warga dalam salah satu pertemuan pada hari Selasa (27/03/2018) lalu.

Menurut Supardi, pertemuan yang dilakukan di rumah ketua rukun tetangga (RT)  tersebut, dihadiri lebih dari 80 orang. Pada saat pertemuan, Anung Marwoko membagikan kain batik melalui ketua RT. Setelah pembagian kain batik tersebut, dilanjutkan dengan pembagian stiker pasangan calon bupati dan wakil bupati nomer urut dua.

Baca Juga :  Sudah Bangkrut dan Jual Rumah, Suranto Warga Gedongan Colamadu Karanganyar Malah Terancam Penjara

“ Saya melaporkan pembagian batik ini ke Panwaslu, untuk mengetahui apakah pembagian ini dibenarkan apa tidak, apalagi saat ini, memasuki masa kampanye,” ujar Supardi, Selasa (03/04/2018).

Supardi berharap, laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Panwaslu Karanganyar.

“ Saya berharap, agar persoalan bagi-bagi batik ini, segera ditindaklanjuti oleh Panwaslu Karanganyar, “ ujarnya.

 

Sementara itu, ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa, kepada para wartawan, membenarkan adanya laporan warga tersebut. Menurutnya, dalam laporan tersebut, pihak terlapor yang merupakan tim sukses salah satu pasangan calon, membagikan kain batik. Kustawa menjelaskan, pemberian batik tersebut, tanpa disertai adanya permintaan untuk memilih salah satu calon.

Baca Juga :  Awas, Mulai Sekarang Setiap Hajatan di Karanganyar Akan Digladi Tim Satpol PP. Kalau Tak Taati Prokes, Bisa Dibubarkan!

“ Kami memang menerima laporan atas pembagian kain batik yang dilakukan oleh salah satu calon,” ujarnya.

Atas laporan ini, pihaknya segera melakukan tindak lanjut dengan melakukan kajian bersama tim penegakan hkum terpadu (Gakkumdu). Setalah melakukan kajian, selanjutnya akan dilakukan klarifikasi, baik kepada pelapor maupun terlapor maupun para saksi.

“Kita akan lakukan kajian dan klarifikasi. Hasil kajian dan klarifikasi tersebut, baru akan diputuskan apakah  terbukti melanggar regulasi pemilukada atau tidak,” terangnya. Wardoyo