JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Bantuan RTLH Untuk Rangsang Kemandirian Masyarakat

Bedah rumah milik salah satu warga yang termasuk RTLH di Wonogiri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bedah rumah milik salah satu warga yang termasuk RTLH di Wonogiri

WONOGIRI-Bantuan pemugaran untuk rumah tidak layak huni (RTLH) hakikatnya adalah perangsang kemandirian masyarakat. Diharapkan setelah ada bantuan, elemen masyarakat tergerak menirunya dan bersemangat ikut mengentaskan permasalahan RTLH.

Demikian diungkapkan Bupati Joko Sutopo, Senin (30/4/2018). Bupati Joko Sutopo menyampaikan apresiasinya terhadap programCorporate Social Responsibility (CSR) perbankan kepada masyarakat Wonogiri, dalam turut serta memberikan solusi kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga :  Catat Slur, Seperti Ini Protokol Kesehatan di Lingkungan Pondok Pesantren

“Wonogiri masih memiliki masalah, ada angka kemiskinan dimana 43 ribu KK terdata dengan RTLH,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan pentingnya semua pihak bergandeng tangan mencari jalan keluar terhadap kondisi tersebut. Dia berharap bantuan RTLH bisa menumbuhkan semangat kegotongroyongan dan kepedulian di lingkungan masing-masing. Serta ke depan diharapkan bantuan sejenis baik kuantitas dan kulitasnya dapat semakin ditingkatkan.

Baca Juga :  Keren Slur, Staimas Wonogiri Raih Akreditasi Baik Dari BAN PT

“Hakikatnya bantuan hanya perangsang. Masyarakat semestinya ikut tergerak, gumregah dalam mengurangi jumlah RTLH, ini pekerjaan bersama, bukan hanya pemerintah,” tandas Bupati. Aris Arianto