JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

DPRD Sragen Soroti Anggaran Seleksi Mutasi Perdes Untuk Tim UNS Capai Rp 1,5 Miliar. Kades-Kades Kaget Per Calon Ditarik Rp 3,5 Juta

Ilustrasi kursi perangkat desa
Ilustrasi seleksi kursi

SRAGEN- Kerjasama antara Pemkab Sragen dengan tim Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo untuk menangani tahapan seleksi mutasi dan penjaringan perangkat desa (Perdes) 2018 memicu sorotan dan keresahan.

Sorotan datang dari DPRD Sragen terkait anggaran kerjasama yang ditaksir mencapai angka Rp 1,5 miliar untuk tahapan mutasi Perdes saja. Sementara keresahan mencuat di kalangan Pemerintahan Desa (Pemdes) setelah mengetahui biaya kerjasama seleksi mutasi dihitung per calon sebesar Rp 3,5 juta, bukan Rp 10 juta untuk satu tahapan seperti yang disampaikan di awal.

Sorotan itu dilontarkan Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen,  Faturrahman Jumat (6/4/2018). Kepada wartawan,  ia mempertanyakan kebijakan kerjasama seleksi mutasi Perdes dengan UNS yang nominal anggarannya dinilai sangat fantastis.

Data yang diterimanya,  untuk satu tahapan seleksi mutasi Perdes yang MoU-nya ditandatangani Jumat (6/4/2018), anggaran untuk tim UNS dipatok sekitar Rp 10 juta setiap desa.

Baca Juga :  Sosok H Marno, Produsen Benih Padi Sukses Asal Sidoharjo Sragen (Bag 2). Terobsesi Angkat Derajat Petani

Dengan jumlah 150 desa yang menggelar mutasi Perdes saat ini,  total dana yang diraup tim UNS sudah mencapai Rp 1,5 miliar. Menurut mantan anggota Pansus Perda Perdes itu, angka sebesar itu sangat tidak logis lantaran teramat besar dibanding kerjasama seleksi yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Angkanya jelas untuk MoU pelaksanaan seleksi mutasi saja satu desa Rp 10 juta. Kalau ada 150 desa,  sudah Rp 1,5 miliar.ini sungguh angka yang enggak wajar. Kami memandangnya dari MoU seleksi pegawai RSUD Sragen kemarin yang juga dilakukan UNS. Untuk 3.800 pelamar saja,  anggaran dari awal sampai selesai hanya Rp 200 juta. Lha ini hanya satu tahapan mutasi saja sampai miliaran. Kok sampai sebesar itu ada apa?” paparnya.

Baca Juga :  Reses di Sragen Utara, Mualim Siap Fasilitasi Pengurusan Sertifikat Wakaf Tempat Ibadah

Kendati dibebankan ke masing-masing desa, nilai anggaran yang njomplang jauh dengan kerjasama ketika menangani rekrutmen pegawai RSUD itu menurutnya patut dicurigai.

“Ada apa kok nilainya sangat njomplang besar dibanding dengan kerjasama seleksi RSUD yang pesertanya malah 3.800 orang. Ini yang harus diusut,  apakah ada pesanan-pesanan atau gimana,” tukasnya.

Atas hal itu, legislator yang akrab disapa Fatur itu akan mewacanakan memanggil pihak tim UNS terkait besarnya anggaran yang dinilai sangat tak wajar itu. Pemanggilan dijadwalkan sesegera mungkin mengingat tahapan penandatangan MoU kerjasama seleksi mutasi sudah dimulai Jumat (6/4/2018).

Per Calon Rp 3,5 Juta 

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com