JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Duh, Pesta Miras Oplosan Tewaskan 31 Orang

Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA –  Aksi ngoplos dan menenggak minuman keras ini mengakibatkan 31 warga meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan, dari 31 korban itu, tujuh warga Bekasi dinyatakan meninggal dunia di tiga tempat kejadian perkara.

Di Pondok Gede tiga warga meninggal dunia, yakni Ridwan (20), Arifin (25), dan Abi (28).
Di Bekasi Selatan, satu orang bernama Supriyo tewas usai menenggak miras di depan Kantor Kecamatan Bekasi Selatan.

Di wilayah yang sama, Bekasi Selatan, ada kelompok lain sebanyak tiga orang yang melakukan minuman keras di rumah salah satu korbannya.

Tiga-tiganya meninggal dunia, yaitu satu wanita atas nama Anissa serta dua lainnya Bernik dan Ardiansyah. Seluruh korban tewas saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Baca Juga :  Banyak Muncul Klaster Keluarga, Epidemiolog UI Sebut Isolasi Mandiri Tak Mampu Putus Rantai Penularan Covid-19

“Di Bekasi Kota, 7 orang meninggal dunia,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Argo menerangkan, Polres Metro Bekasi Kota sudah menangkap dua tersangka dalam kasus itu, masing-masing bernama Ugi selaku penjual minuman keras oplosan yang dibeli kelompok korban Ridwan, Arifin, dan Abi di Kampung Jagal, Jalan Cipendawa, Jatiasih.

Kemudian, satu tersangka lain, yakni pengoplos minuman keras bernama Nischa Romadoni di Kampung Pondokbenda, Jalan Setia Kawan Nomor 21 Rt09 RW03 berikut barang buktinya.

Sementara itu, ucap Argo, terdapat enam warga Kota Depok yang meninggal dunia usia menenggak miras oplosan.

Empat warga Kelurahan Pondok Cina, Kota Depok yang meninggal karena pesta minuman keras tersebut adalah Achmad Mujofar, Andri, Ani, dan Imron Saldi.

Kemudian, dua warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, yaitu Hariyandi (26) dan M Sidik (18).

Baca Juga :  Ramai Warga Jakarta Mengaku Dengar Suara Dentuman Keras, Polisi Lakukan Penelusuran: Suara dari Arah Pancoran

“Di Depok enam warga meninggal dunia,” ujar Argo.

Delapan warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, dinyatakan meninggal dunia akibat miras oplosan, yakni Wahono (31), Ahmad Lupiar (38), Muh Fajarhijri Syahida (37), Yudi Hariyanto (32), Mariat Supriyatna (39), Mansur (50), Sulaiman (40), dan Ferry Ferdian (32).

“Di Jakarta Selatan ada 8 warga meninggal dunia,” ujar Argo.

Sementara terdapat 10 warga Jakarta Timur meninggal dunia akibat menenggak miras oplosan. Mereka adalah Agus Sofyan (23), Yudi Hermawan (24), Muhamad (41), Hanarik Darini Alfi (17), Dede Kurniadi (21), Raditya Pradipta (28), Rosadi (39), Yudi Hermawan, Fikar Fauzan, dan Yulhendra (31)

“Jadi hari ini berkaitan dengan miras oplosan ada 31 yang meninggal,” ujar Argo.

www.tribunnews.com