Beranda Umum Nasional Prabowo Klaim Banyak Capaian dalam 19 Bulan, Akui Swasembada Protein Hewani Masih...

Prabowo Klaim Banyak Capaian dalam 19 Bulan, Akui Swasembada Protein Hewani Masih Jauh

Presiden Prabowo Subianto | Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Di tengah berbagai sorotan terhadap kondisi ekonomi dan ketahanan pangan nasional, Presiden Prabowo Subianto mengklaim pemerintahannya telah mencatat banyak kemajuan hanya dalam waktu 19 bulan sejak mulai bekerja pada Oktober 2024.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan tambak budidaya udang modern di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). Dalam sambutannya, ia menyinggung capaian sektor pangan yang menurutnya mulai menunjukkan hasil nyata.

“Dalam 19 bulan, alhamdulillah banyak yang sudah kita capai,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut Indonesia kini telah mencapai swasembada beras dan jagung. Ia menilai kondisi pangan nasional relatif terkendali dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Namun demikian, Prabowo juga mengakui pemerintah belum mampu memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri. Komoditas seperti telur, ayam, dan daging masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah.

“Protein kita, telur, ayam, daging, masih belum,” katanya.

Target swasembada pangan sendiri sebenarnya bukan agenda baru. Pemerintah sejak lama menggulirkan berbagai program untuk mengurangi ketergantungan impor, terutama di sektor peternakan. Akan tetapi, persoalan produktivitas, keterbatasan populasi ternak, hingga rantai distribusi masih menjadi hambatan yang belum sepenuhnya teratasi.

Baca Juga :  Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Khusus untuk Sapa Warga

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung soal pengelolaan sumber daya nasional. Ia menegaskan pemerintah akan terus mengejar proyek-proyek produktif dan menghentikan praktik yang dianggap merugikan negara.

“Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu,” ujarnya.

Prabowo mengatakan pesan serupa sebelumnya telah ia sampaikan dalam rapat paripurna DPR pada 20 Mei 2026. Menurutnya, masih ada kebocoran dalam pengelolaan kekayaan negara yang harus segera dihentikan.

“Kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, kekayaan alam Indonesia seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat luas, bukan hanya dinikmati kelompok tertentu.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo tampak mengenakan kemeja safari coklat dipadukan topi biru tua. Ia sempat turun langsung ke area tambak dan ikut menarik jala bersama para penambak. Jala itu berisi udang vaname hasil budidaya kawasan tambak modern di Kebumen.

Baca Juga :  Untuk Redam Tekanan Rupiah, Menkeu Purbaya Turun Tangan di Pasar Obligasi

Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan tersebut diketahui telah dikembangkan sejak tiga tahun terakhir dan sebelumnya diresmikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 9 Maret 2023. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.