JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

UMS Kerjasama dengan Busan University Korsel, Gagas Program Gelar Ganda dan Kredit Semester

Keterangan gambar : Wakil Rektor IV UMS, Dr Fatah Santoso dan Presiden BUSF, Gi Young-Jung memperlihatankan bukti naskah kerjasamanya di Kampus Busan, Korea Selatan, Rabu (9/4).
Keterangan gambar :
Wakil Rektor IV UMS, Dr Fatah Santoso dan Presiden BUSF, Gi Young-Jung memperlihatankan bukti naskah kerjasamanya di Kampus Busan, Korea Selatan, Rabu (9/4).

SOLO-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menandatangani kesepakatan bersama (MoU) dengan Busan University for Foreign Studies (BUSF) di Kampus Busan Korea Selatan, Senin (9/4).

Langkah tersebut merupakan upaya peningkatan reputasi internasional UMS dengan meningkatkan program mobility mahasiswa ke BUSF.

Tim Delegasi UMS dipimpin Wakil Rektor IV, Bidang Kerjasama UMS, Dr Fattah Santoso yang didampingi Kepala Biro Urusan Internasional (KBUI) Dr Supriyono serta Kabid Urusan Internasional Hepy Adityarini Ph.D dan Kabid Kerjasama Soepatini Ph.D.

Di negeri Gingseng, mereka diterima, Presiden BUSF Gi Young-Jung, Direktur Kantor Urusan Internasioal dan Pusat Pengembangan Karir Prof Yeoungil Lee, serta Direktur Institute Creative Technologi for Future Prof Kyoo Jae-shin dan perwakilan dari Fakultas Bisnis Global, Prof Jaehyung Cho.

Baca Juga :  KEREN! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

Menurut Ketua Tim Delegasi UMS, Dr Fattah Santoso, kerjasama kedua perguruan tinggi tersebut diarahkan pada penyelenggaraan program kredit semester serta gelar ganda (double degree) pada program studi manajemen dan informatika. “Ada beasiswa bagi mahasiswa UMS yang mengikuti program ini,” papar Fattah Santoso.

Senada, Ketua Program Internasional Dr Supriyono yang menyertai rombongan itu mengungkapkan bagi mahasiswa double degree yang akan mengikuti program mobility, BUFS akan memberikan bantuan beasiswa. Sedangkan mahasiswa yang mengambil lewat jalur kredit transfer, hanya membayar SPP di UMS, sedangkan di Busan tidak dikenai biaya SPP.

Lebih lanjut Fattah menjelaskan, kerjasama dengan BUSF tidak hanya dilakukan UMS, namun juga sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) lainnya.  Ada empat perguruan tinggi lainnya yang menjalin kerjasama, yakni Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammdiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiyah Yogjakarta (UMY) dan UHAMKA. “Total PTM yang berkerjasama dengan Busan, ada lima,”tegasnya.

Baca Juga :  KEREN! Mahasiswa UNS Raih Juara 1 di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

Disebutkan pula, BUSF berdiri sejak tahun 1981 dengan membuka program studi Foreign Studies mulai dari China, Jepang, Eropa, Inggris serta Asia Tenggara sebagai dasar program studi yang dimiliki.

Saat ini telah dikembangkan pula program studi Bussiness dan IT. “Terkait IT, BUSF tengah mengembangkan riset mengenai peternakan ikan otomatis dan ikan robot.” (Triawati Purwanto)