loading...


Jajaran Polres, TNI, Kades saat mengikuti Apel Tiga Pilar Antisipasi Terorisme di Alun-Alun Sragen, Rabu (30/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Maraknya aksi terorisme dan penangkapan beruntun terduga teroris di sejumlah wilayah,  menggerakkan sejumlah elemen di Sragen untuk menggelar apel tiga pilar,  Rabu (30/5/2018). Kapolres dan Dandim pun sama-sama berpesan semua Kades,  RT dan RW untuk lebih proaktif mencermati dan mengecek data penduduknya termasuk kepada pendatang baru.

Apel dipusatkan di Alun-Alun Sragen dengan dipimpin Kapolres AKBP Arif Budiman dan Dandim Letkol Camas Sigit Prasetyo. Selain tokoh lintas agama dan stake holder Pemkab,  apel juga diikuti jajaran Babnsa,  Bahinkamtibmas dan seluruh Kades serta lurah.

Dalam amanahnya,  Kapolres mengatakan adanya apel tiga pilar ini, semua dapat mengantisipasi setiap potensi gesekan antar kelompok masyarakat dengan melaporkan setiap fenomena yang akan timbul untuk diantisipasi bersama.

Baca Juga :  Geger Penemuan Mayat Mr X Tergeletak di Depan Warung Masaran Sragen. Tanpa Pengenal, Diperkirakan Berusia 50 Tahun 

Ia berharap semua bisa melaporkan setiap kejanggalan untuk bersama- sama mencegah dan menanggulangi adanya paham radikalisme serta melawan terorisme.

“Kades dan lurah harus lebih menertibkan proses administrasi. Dalam arti jika sudah menerima administrasi dari penduduk supaya, agar lebih diteliti kembali, dengan demikian maka situasi wilayah pasti akan terjaga dan kondusif. Semua kepala lurah yang hadir disini diharapkan mampu memberikan sosialisasi kepada para RT dan RW supaya lebih peduli dan lebih menertibkan administrasi terhadap penduduk yang baru. Karena dengan adanya ketertiban administrasi kependudukan insya Allah suatu wilayah tidak akan kecolongan satupun penduduk,” paparnya.

Baca Juga :  Teror Serangan Ulat Jati Landa Sejumlah Wilayah Sragen. Bergelantungan di Jalan, Masuk ke Rumah-rumah Hingga Kantor 

Terkait dengan Deradikalisasi, Kapolres menyampaikan biarkan itu menjadi kewenangan BNPT, TNI/Polri. Ia juga berpesan di tahun politik,  agar semua menjaga kondusivitas dan mengjindari gesekan sekalipun berbeda pilihan.

Sementara,  Dandim mengungkapkan Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Lurah adalah tokoh utama dalam suatu wilayah. Maka dengan tiga pilar inilah yang harus mengetahui tentang potensi wilayahnya masing-masing.

“Sekecil apapun potensi di wilayah tiga pilar ini adalah komponen pendukung administrasi, dan sekecil apapun kerawanan di wilayah adalah potensi pemecah wilayah, minimal Kepala Desa/ Lurah harus mengetahui permasalahan.  Babinsa serta Babinkamtibmas harus mempunyai kemampuan seperti Kepala Desa/ Lurah, jangan pura-pura menutup diri, karena tiga pilar ini tidak bisa dipisahkan dan harus selalu menjalin komunikasi, ” tandasnya. Wardoyo

Loading...