loading...


Petugas memeriksa label minuman kemasan di sebuah toko modern di Wonogiri

WONOGIRI-Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri segera menggelar inspeksi mendadak (sidak) peredaran makanan dan minuman. Hal ini dalam upaya melindungi konsumen dari peredaran makanan dan minuman kadaluwarsa maupun beracun menjelang Lebaran.

Nantinya sidak akan menyasar ke swalayan maupun toko dan pasar tradisional di Wonogiri. Sekalian pula nantinya digelar pendeteksian snack mengandung narkoba. Namun sebelum menggelar sidak bersama dinas terkait di lingkungan Pemkab Wonogiri pihaknya menunggu arahan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

Baca Juga :  Pohon Raksasa Ambruk di Manyaran, Dipicu Hujan Angin, Sempat Macetkan Lalu lintas

“SOP-nya seperti apa kami masih menunggu juklak provinsi. Senin (21/5/2018) baru akan dirapatkan di sana,” kata Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Darma, Minggu (20/5/2018).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ujar dia, mendekati Idul Fitri atau Lebaran pihaknya bersama tim gabungan Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, BPOM dan Satpol-PP melancarkan sidak makanan dan minuman yang dijual bebas di pasaran. Langkah ini sebagai antisipasi kemungkinan adanya oknum pengusaha nakal yang mencari besar tanpa memikirkan kepentingan konsumen.

Baca Juga :  Pencurian RX King di Purwoharjo Karangtengah Wonogiri. Tersangka 2 Orang Korban Merugi 11 Juta

“Biasanya permintaan pasar terhadap makanan atau minuman kemasan menjelang Lebaran naik tajam. Harus diawasi jangan sampai ada dagangan kadaluarsa maupun beracun dijualbelikan bebas,” tandas dia.

Menurut dia, selain bakal mendeteksi makanan-minuman kedaluwarsa pihaknya juga mewaspadai makanan-minuman maupun kembang gula mengandung narkoba. Di luar daerah, tuturnya,  kasus narkoba di dalam permen atau snack sudah pernah ditemukan petugas. Aris Arianto

Loading...