loading...


Kondisi 2 pemotor yang tewas digasak tronton di Tikungan Jono, Tanon, Sragen sebelum dievakuasi. Foto/Istimewa

SRAGEN- Teka-teki penyebab kecelakaan tragis yang menewaskan dua pengendara motor berboncengan di tikungan Jono,  Tanon,  Sragen Rabu (9/5/2018) siang akhirnya terjawab. Diduga kuat,  pengendara motor Honda Vario AD 2316 BKE, Suparmo (55), kehilangan konsentrasi akibat bermain Handphone (HP) sambil mengendarai motor.

“Ada warga di sekitar lokasi kejadian yang sempat melihat pengendara motor yang di depan sambil mainin HP.  Sehingga motor melaju agak oleng.  Dari lawan arah,  truk tronton berusaha menghindari motor yang berhenti sehingga agak ke tengah. Karena jarak sangat dekat,  terjadilah tabrakan, ” papar Kades Jono,  Irawan Agung Prihanto kepada Joglosemarnews.com, Rabu (9/5/2018).

Dua korban tewas itu diketahui adalah pengendara motor. Masing-masing Suparmo (55), yang diketahui sebagai PNS di Dinas Kesehatan Bogor,  Jabar dan keponakannya,  Eny Sri Suwanti (42) asal Dukuh Guworejo,  RT 14/3, Desa Guworejo,  Karangmalang,  Sragen.

Baca Juga :  Saat Kebakaran Terjadi, Ada 400an Peserta Ujian CPNS Grobogan di Dalam GOR Diponegoro Sragen. Begini Kondisinya! 

Keduanya tewas mengenaskan usai menghantam truk tronton AG 9220 US yang dikemudikan Suwandi (62) warga Jalan Kamal Banyakan RT 1/1, Kediri,  Jatim.

Sejumlah saksi mata juga membenarkan sebelum tabrakan terjadi,  motor yang melaju dari arah timur (Pungkruk)  berjalan agak oleng dan zig zag. Hal itu diduga akibat Suparmo sambil memegang HP dan kurang berkonsentrasi.

Kedua korban tewas seketika dengan luka parah di bagian kepala. Sedangkan pengemudi tronton diketahui selamat.

Baca Juga :  Hasil Seleksi Calon Kepala Diskominfo dan Dinas PMD Sragen. Berikut Daftar Kandidat Yang Dipastikan Lolos! 

Sementara beberapa saksi dari arah barat, mengaku sempat melihat tronton juga melaju agak kencang sebelum sampai di TKP. Sesaat setelah kejadian,  tim Polsek Tanon dan Unit Laka Pos Bulu langsung datang melakukan evakuasi korban dan olah TKP.

Jasad korban langsung dievakuasi berikut kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman membenarkan kejadian itu. Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendaraan di jalan raya.

Memperhatikan rambu,  batas kecepatan dan tidak mengoperasikan HP adalah beberapa hal yang harus ditaati demi keselamatan. Menurutnya,  berkendara sambil memainkan HP sangat berbahaya karena bisa mengurangi konsentrasi sehingga bisa membuat pengendara tak melihat situasi arus.

Baca Juga :  Keren, ATM Anti Penjarahan Buatan 2 Siswa MTSN Kalijambe Sragen Juara Lomba Robotika Nasional. Ternyata Terinspirasi Gempa Palu

“Berkendara dengan HP itu sangat berbahaya karena konsentrasi bisa terganggu dan bisa mengakibatkan kecelakaan, ” urainya. Wardoyo

Loading...