Beranda Daerah Sragen Tragis, PNS Yang Tewas Digasak Tronton di Jono Sragen, Ternyata...

Tragis, PNS Yang Tewas Digasak Tronton di Jono Sragen, Ternyata Pulang Untuk Melayat Kerabat

2084
BAGIKAN
Iklan Baris Joglosemar News
Kondisi 2 pengendara motor yang tewas digasak tronton di Jalur Pungkruk-Tanon tepatnya di Desa Jono, Tanon, Sragen, Rabu (9/5/2018). Foto/Istimewa

SRAGEN-  Musibah kecelakaan maut yang menewaskan dua pemotor asal Guworejo,  Karangmalang di jalur Pungkruk-Tanon tepatnya di tikungan Jono,  Tanon, Rabu (9/5/2018) menyisakan cerita tragis. Suparmo (55) PNS yang tewas dalam kejadian itu ternyata berdomisili di Bogor,  Jabar dan sengaja pulang untuk melayat kerabatnya yang barusaja meninggal.

Kisah tragis itu diungkapkan Kades Guworejo,  Suroto. Ia menyampaikan Suparmo memang tinggal di Bogor dan menjadi PNS di Dinas Kesehatan Bogor.

Ia sengaja pulang ke Guworejo untuk melayat kerabatnya yang meninggal dunia.

“Dia (Suparmo) memang tinggalnya di Bogor. Kemarin pulang karena melayat sedereke (kerabat) yang meninggal. Kalau pas kejadian tadi ke arah Tanon itu mau perjalanan ke mana dan dalam rangka apa,  kami belum dapat informasi, ” ujarnya Rabu (9/5/2018).

Suparmo tewas mengenaskan dalam perjalanan menuju Tanon dengan sepeda motor,  Rabu (9/5/2018) siang sekira pukul 14.30 WIB. Ia berboncengan dengan keponakannya, Eny Sri Suwanti (42) asal Dukuh Guworejo,  RT 14/3, Desa Guworejo,  Karangmalang dengan motor Honda Vario AD 2316 BKE.

Baca Juga :  Tampil Sangat Sederhana, Kapolda Jateng Mendadak Minta Berhenti Untuk Salat Berjamaah Saat Sidak Arus Mudik di Sragen
Identitas dua korban tewas di kecelakaan maut di tikungan Jono, Tanon, Sragen yang digasak tronton, Rabu (9/5/2018). Foto/Istimewa

Keduanya tewas seketika setelah menabrak dan terlindas truk tronton AG 9220 US yang dikemudikan Suwandi (62) warga Jalan Kamal Banyakan RT 1/1, Kediri, Jatim.

Suroto menambahkan,  petang ini keluarga langsung mempersiapkan pemakaman korban. Menurutnya kerabat sangat berduka dan rumah korban sudah dipenuhi petakziah.

“Ini sedang diurus pemakaman jenasahnya, ” tukasnya. Wardoyo