loading...


Tribunnews

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau penjara dalam bahasa gampangya merupakan tempat tahanan bagi orang-orang yang tervonis bersalah oleh pengadilan untuk menjalani hukuman kurungan.

Selain itu Lapas juga berfungsi sebagai lembaga perbaikan sikap serta perilaku bagi para tahanannya agar setelah bebas tidak berbuat kriminal lagi.

Lain dulu lain sekarang, penjara di zaman dahulu tak ubahnya menjadi tempat persinggahan sebelum ajal menjemput para tahanan.

Jangankan tahanan akan berbuat rusuh, yang ada mereka hanya bisa berteriak-teriak ketakutan karena siksaan tak manusiawi entah dari sipir atau ilmuwan yang melakukan penelitian berbasis tubuh manusia.

Berikut kelima penjara yang menjadi momok tersebut.

1. Penjara Phu Quoc

Penjara Phu Quoc terletak di Ha Long Bay negara Vietnam. Penjara Phu Quoc sampai dijuluki neraka dunia oleh para tahanannya.
Penjara yang dibangun kolonial Prancis ketika menduduki Vietnam ini terkenal akan kekejamannya menyiksa para tentara komunis Vietnam. Bukan hanya tentara komunis, namun juga para tahanan politik.

Tahanan dikurung dalam kandang berkawat layaknya ayam sedang dijemur dibawah sinar matahari dan tak mendapat air atau makanan sekalipun.

Baca Juga :  Tragis, Bayi 9 Bulan Tewas Dicabuli dan Disodomi Suami Pengasuhnya

Selebihnya siksaan mengerikan seperti dipukuli, disundut timah panas, digelonggong air hingga disinari dengan cahaya silau yang membuat mata tahanan buta seketika.
Empat ribu jiwa melayang selama penjara Phu Quoc beroperasi.

2. Penjara Alcatraz

Penjara pulau Alcatraz dikenal sebagai tempat menampung para penjahat kelas kakap di Amerika Serikat.

Penjara pulau Alcatraz dikenal sebagai tempat menampung para penjahat kelas kakap di Amerika Serikat. Dinamai penjara Alcatraz karena terletak di pulau Alcatraz, teluk San Francisco, California, AS.

Awalnya penjara Alcatraz digunakan sebagai instalasi militer Amerika. Tapi pada 12 Oktober 1933 Departemen Kehakiman Amerika mengambil alih Alcatraz untuk digunakan sebagai lapas.

Para penjahat besar macam kepala gangster Al Capone pernah ditahan disana. Banyak macam siksaan hingga tahanan menjadi gila sampai meregang nyawa di Alcatraz.Di sana berlaku hukum rimba bagi para napi, siapa kuat dia berkuasa.

3. Penjara Guantanamo

Penjara atau kamp tahanan Guantanamo dioperasikan oleh angkatan laut Amerika Serikat. Kamp tahanan ini terletak di teluk Guantanamo, Kuba.

Baca Juga :  Baru Kali Ini Kepala Keamanan Cyber Sebuah Negara Maju Tak Kenal Komputer Sepanjang Hidup

Pada tahun 2002 lalu, penjara Guantanamo dijuluki salah satu penjara terkejam. Hal ini karena kebanyakan tahanan dijebloskan kesana tanpa melalui proses pengadilan terlebih dahulu.

Kebanyakan tahanannya adalah para teroris.
Di sana tahanan teroris di interogasi paksa dengan berbagai macam metode.

Seperti menutup wajah tahanan dengan kain lalu disiram air hingga tak bisa bernapas.
Lalu ada yang sengaja disengat listrik, dianiaya secara fisik dan mental juga termasuk metode interogasinya.

4. Gulag Vorkuta

Gulag Vorkuta atau Vorkutlag adalah kamp tahanan yang terletak 1.900 km dari Moskow.
Vorkuta didirikan semasa Uni Soviet tahun 1932 untuk dijadikan kamp tawanan dan kerja paksa menggali batubara.

Di kamp tahanan Vorkuta tidak ada napi yang bakal berpikir melakukan kerusuhan karena setiap harinya adalah kerja paksa dan hanya diupah sepiring bubur dingin untuk makan mereka.

Pernah suatu hari pada Juli 1953 para tahanan mogok kerja paksa. Tanggapan kepala kemanan kamp amat mengejutkan. Ia menyuruh tentara mengokang senjata dan menembak di tempat siapa saja tahanan yang masih mau mogok kerja paksa. Akibatnya 53 tahanan tewas diberondong pelor panas.

Baca Juga :  Kriteria Usia Pemilih Diturunkan, Pemerintah Malaysia Juga Bakal Perbolehkan Mahasiswa Berpolitik

5.  Auschwitz

Kamp konsentrasi Auschwitz merupakan kamp tahanan atau penjara yang dioperasikan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II berlangsung.

Jika tahanan sudah dijebloskan ke Auschwitz alamat ajal sebentar lagi datang menjemputnya. Tahanan di sini akan didengarkan musik-musik aneh untuk membuat mereka gila hingga dianalogikan bisa ‘mati berdiri’ karena ketakutan mendengar musik itu.

Belum selesai dengan metode musik pembuat gilanya, di sana para tahananakan digiring ramai-ramai ke sebuah ruangan kemudian disemprot gas beracun mustard agar tewas layaknya hama wereng di sawah ketika disemprot pestisida. # Tribunnews

Loading...