loading...
Ketua DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno (tengah) memberikan keterangan kepada media, Selasa (15/5/2018).JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Sejak Januari hingga April 2018 sejumlah kegiatan telah dilaksanakan DPRD Wonogiri. Kegiatan tersebut telah sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) legislatif.

“Sudah sesuai fungsi kami dalam anggaran, pengawasan, dan legislasi,” kata Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno, Selasa (15/5/2018).

Dia menjelaskan, dalam kurun waktu tersebut sedikitnya ada lima rancangan peraturan daerah (raperda) yang dibahas. Dua diantaranya merupakan raperda inisiatif, salah satunya raperda sistem kesehatan daerah.

Baca Juga :  Petani Jagung di Pracimantoro Masuki Masa Panen Raya

“Kami juga sudah melaksanakan reses. Khusus reses ini ada hal yang harus digarisbawahi, bahwa reses bukan bagi-bagi sesuatu, tapi intinya anggota DPRD mendatangi konstituennya untuk menyerap aspirasi,” jelas dia.

Selain itu pihaknya telah pula menggelar beberapa kali hearing. Misalnya dengan para guru tidak tetap/pegawai tidak tetap, perangkat desa, para korban rentenir, dan masyarakat pengguna lahan PT KAI.

Baca Juga :  Longsor Landa Desa Golo Puhpelem Wonogiri. 2 Rumah Rusak Jalan Kabupaten Tak Bisa Dilewati Kendaraan

“Khusus hasil hearing dengan pengguna lahan PT KAI terkait keberatan warga mengenai tingginya tagihan sewa, sudah kami tindaklanjuti ke Dirjen Perkeretaapian. Nanti akan kami ikuti dengan berkunjung ke KAI Daops VI,” terang dia. Aris Arianto


Loading...