Beranda Daerah Karanganyar Jelang Lebaran, Puluhan Anak Yatim Dapat Bingkisan dari DPRD

Jelang Lebaran, Puluhan Anak Yatim Dapat Bingkisan dari DPRD

83
BAGIKAN
Penyerahan bingkisan ke anak panti asuhan di DPRD Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Puluhan anak yatim piatu dari dua panti asuhan, Silo dan Aisyiyah  menerima bingkisan dari  DPRD Karanganyar. Penyerahan bingkisan tersebut diserahkan usai buka puasa bersama di ruang paripurna, Senin (28/05/2018) malam.

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, mengatakan, buka puasa bersama ini dilakukan rutin setiap bulan Ramadhan dengan mengundang berbagai elemen masyarakat. Menurut Sumanto, dalam buka bersama ini, pihaknya juga memberikan bingkisan kepada dua panti asuhan, yakni panti asuhan Aisyah dan panti asuhan Silo Karanganyar.

“ Ini salah satu bentuk kepedulian kita kepada sesame, terutama pada saat bulan Ramadhan,” kata Sumanto.

Sementara itu, Jarwanto, pendamping panti asuhan Aisyah, mengatakan, ini merupakan yang kedua kalinya anak panti asuhannya diundang dalam buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran Forkompinda tersebut. Menurutnya, diundangnya panti asuhan Silo dalam acara buka puasa bersama di DPRD Kabupaten Karanganyar, menurut Jarwanto, menggambarkan sebuah keberagaman.

Dijelaskannya, panti Aisyah, selain merawat anak yatim piatu, panti asuhan Aisyiyah juga merawat mereka yang kurang mampu secara ekonomi dan memberikan pendidikan di berbagai sekolah di Karanganyar serta di sejumlah perguruan tinggi, seperti  di UMS Surakarta, IAIN Surakarta, Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta, dan perguruan tinggi lainnya di Surakarta.

Baca Juga :  Ribuan Syekhermania Padati Peresmian Masjid MAN 1, Bupati Minta Siswa Punya Jiwa Mandiri 

“ Seluruh biaya pendidikan   berasal dari donatur tetap,” ujarnya.

Disisi lain, Purwo, pendamping panti asuhan Silo, mengatakan, sebagian anak-anak asuhnya merupakan pelajar dari SD hingga menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Teologi Intheos, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

“Anak-anak ada yang berasal dari Maluku, Papua, tapi banyak dari sekitar Karanganyar,” kata Purwo Nugroho Christanto.

Menurutnya, kegiatan sehari-hari anak asuhnya ini diajarkan juga untuk membuat kerajinan dan merawat taman. Wardoyo