loading...
Loading...
Ilustrasi korban kecelakaan motor

SRAGEN- Kecelakaan tragis melibatkan dua pengendara motor di Jembatan Kemukus, Pendem,  Sumberlawang. Satu remaja ABG ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan dahi bocor sedangkan satu lainnya mengalami dahi serta tangan dan kaki robek.

Kecelakaan itu melibatkan dua pengendara motor di bawah umur, Septiadi Arum Sakti (16) asal Ngengo,  Ngandul Sumberlawang dengan Bayu Wibowo (29) asal Keden,  Kalijambe.

Baca Juga :  Kecelakaan Sragen, Tronton Ngeblong Sasak 4 Motor di Bangjo Makam SI. Sejumlah Motor Ringsek Terlindas, 6 Orang Pengendara Jadi Korban 

Septiadi diketahui mengendarai motor Honda C 70 tanpa pelat nomor sedangkan Bahu mengendarai Honda Varip AD 2369 WU.

Data yang dihimpun di Mapolres Sabtu (12/5/2018), kecelakaan itu terjadi dua hari lalu sekira pukul 23.30 WIB. Menurut keterangan saksi mata kepada polisi,  kecelakaan bermula ketika remaja pengendara C 70 melaju dari arah Kemukus menuju ke Pendem.

Motor diketahui melaju cukup kencang dan zig zag. Sampai di jembatan Kemukus, pengendara motor Vario melaju dari arah berlawanan. Karena terlalu kencang dan oleng ke kanan,  motor Honda C 70 yang dikendarai Septiadi menggasak motor Vario.

Baca Juga :  Sudah Deklarasi Bebas BABS, Sebagian Warga di Tangen Sragen Ternyata Mengaku Masih BAB di Kakus Cemplong. Kelompok Dosen UT Langsung Tergerak  Bantu Jamban untuk 5 KK 

Benturan keras membuat kedua motor ringsek dan keduanya terpental. Septiadi tergeletak tak sadarkan diri dengan luka dahi bocor,  paha kanan patah.

Dia dilarikan ke RSUD Gemolong. Sedangkan Bayu mengalami dahi robek, pelipis, jari dan kaki robek serta dilarikan ke Klinik Miri.

Baca Juga :  Ditandai Kirab Akbar, Ribuan Warga Jadi Saksi Lahirnya Kampung Budaya Brojodento di Desa Jambanan Sragen. Sekda Berharap Makin Berkembang dan Tarik Wisatawan 

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya kejadian itu. Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan kendaraan yang terlibat diamankan di Pos Lantas Gemolong untuk dijadikan barang bukti.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, ” paparnya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...