loading...


Sejumlah Pejabat Kejati, Kejari, Pemkab Wonogiri berfoto di komplek makam bupati Wonogiri. Foto : facebook/Sriyono Samudra

WONOGIRI-Hari Jadi ke-277 Kabupaten Wonogiri tahun ini membawa perubahan pada Makam Bupati pertama Wonogiri, R Ng Djojosoedharso. Malam yang berada di perbukitan Ngambarwangi, Dusun Dringo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi kini telah direnovasi sehingga terlihat lebih rapi dan indah.

Makam tersebut kini dipercantik pasalnya menyimpan nilai sejarah yang sangat penting bagi Kabupaten Wonogiri.

Perbaikan makam dilakukan oleh Pemkab Wonogiri dengan didukung bantuan dari Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jateng Erna Normawati Widodo Putri. Erna merupakan keturunan R Ng Djojosoedharso, sang bupati pertama tersebut. Selain memperbaiki bangunan makam yang rusak dimakan usia, pihaknya juga membangun gapura masuk kompleks pemakaman.

“Alhamdulillah, semua lancar. Titip salam kepada Bapak Bupati (Joko Sutopo) karena semua dapat berjalan dengan baik,” kata dia sesaat sebelum meresmikan gapura tersebut, Sabtu (19/5/2018).

Makam R Ng Djojosoedharso merupakan sebuah situs yang sangat penting dalam sejarah keberadaan Kabupaten Wonogiri. Dia dipercaya sebagai orang pertama yang merintis berdirinya Kabupaten Wonogiri sejak tahun 1847. Saat itu, Wonogiri masih berstatus sebagai Kawedanan Gunung Wonogiri di bawah pemerintahan Praja Mangkunegaran.

Kompleks makam Ngambarwangi menempati lahan sekitar satu hektare.
Makam utama yakni makam R Ng Djojosoedharso berada di ujung utara. Di dekatnya ada 13 makam lain. Antara lain makam Eyang R Ng Joyo Sudarso, Eyang R Ng Joyo Sudarso Pakadiwati, R Aj Djojo Sudarso, R Ng Djajeng Pralebdo, Wedana Gunung Baturetno Djojohandojo serta makam-makam lain yang masih kerabat dan keluarga Bupati. Adv/ Aris Arianto

Loading...