loading...


Kapolsek Sambungmacan, AKP Joko Widodo saat memimpin olah TKP dan mengevakuasi jasad yang ditemukan di jalan tengah sawah Banyurip, Sambungmacan Sabtu (26/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Warga di Dukuh Banyurip, Desa Banyurip,  Sambungmacan digegerkan dengan temuan sesosok mayat di pinggir jalan persawahan dukuh setempat, Sabtu (26/5/2018) siang. Mayat pria paruh baya itu ditemukan di dekat sepeda onthelnya di buk gunting tengah sawah setempat.

Mayat tersebut kemudian diketahui bernama Wiyono (48) Dukuh Gondang Tani, Gondang, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat tersebut diketahui pukul 11.45 WIB. Korban diketahui kali pertama Sunarto melihat ada seseorang laki – laki sedang mengendarai sepeda angin dari arah timur, kemudian laki – laki tersebut berhenti di perempatan buk gunting, sesampainya di perempatan tersebut memarkirkan sepeda, dan selanjutnya duduk di Buk Gunting.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Sragen-Ngawi Tewaskan 2 Nyawa Terjadi 7 Hari Usai Diresmikan Presiden Jokowi

Saksi Sunarto melihat laki – laki tersebut saat duduk kemudian terjatuh telungkup ke bawah dan tidak bangun lagi,selanjutnya Saksi Sunarto mendekati korban, dan di ketahui bahwa korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Selanjut saksi Sunarto (36) yang kebetulan lewat di dekat lokasi.  Saat lewat di dekat buk gunting,  korban curiga melihat korban yang mendadak terlihat telungkup tak bergerak di tepi jalan buk gunting.

Saat didekati, korban ternyata sudah tak bergerak. Hal itu langsung dilaporkan ke warga setempat yang kemudian diteruskan ke Kades Banyurip.

Baca Juga :  Pengurus DPC dan PAC Sedulur Jokowi Sragen Resmi Dikukuhkan, Bertekad Menangkan Jokowi-Maruf di Atas 70 % 

Tak lama berselang,  warga langsung memadati lokasi kejadian. Bersamaan dengan itu,  Tim Polsek yang dipimpin Kapolsek AKP Joko Widodo langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek AKP Jokowi membenarkan adanya penemuan mayat itu. Menurutnya dari hasil olah TKP dan visum dokter,  tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

“Menurut keterangan dari keluarganya bahwa korban sering sakit – sakitan dan ada riwayat sakit maag yang sudah lama diderita, “papar Kapolsek. Wardoyo

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Pikap Hancur Tewaskan 2 Orang di Tol Sragen-Ngawi. Pikap Mendadak Oleng dan Sempat Terguling

 

Loading...