loading...


MTQ di Mapolres Wonogiri

WONOGIRI-Puluhan santri meramaikan Musabaqoh Tilawatil Qur’ an (MTQ) Pondok Pesantren se-Kabupaten Wonogiri. MTQ kali ini digelar dalam rangka antisipasi radikalisme, intoleransi umat beragama menjelang Pilgub dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H / 2018 M yang kondusif.

MTQ digelar di Mapolres Wonogiri. Acara pembukaannya sendiri dilaksanakan, Kamis (31/5/2018) dihadiri Kapolres, Sekda Wonogiri, Dandim 0728 Wonogiri dengan diwakili pejabat utamanya, jajaran pejabat utama dan polsek di Wonogiri.

Kapolres AKBP Robertho Pardede mengatakan, demi terciptanya situasi kamtibmas pihaknya membutuhkan peran serta masyarakat dari tingkat terkecil sampai kabupaten.

Baca Juga :  Sinkronisasi Program Pendidikan Dasar di Wonogiri. Ini yang Dilakukan Tanoto Foundation

“Kami sampaikan bahwa ganggun kamtibmas di Wonogiri antara lain penyakit masyarakat masih cukup tinggi, apalagi lakalantas peningkatannya sangat signifikan. Maka dari itu kami minta bantuan kepada pondok pesantren agar memberikan pengertian kepada para santri agar selalu menjaga keselamatan terutama pada diri pribadi,” tandas Kapolres.

Sekda Wonigiri, Suharno berujar, MTQ adalah kegiatan positif untuk menjaga dakwah. Polres Wonogiri menjadi suatu tempat untuk mendukung wujud adanya polisi yang berkerjasama dan memberikan mitra pelayanan Masyarakat.

Baca Juga :  Taklukkan Gunung Merbabu, 17 Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Wonogiri Butuh Waktu 2 Hari

“Ini merupakan cara mencegah radikalisme, mampu mewujudkan ukuwah islamiyah, semoga kegiatan ini bisa dilaksankan setiap tahun,” jelas dia.

MTQ kali ini diikuti 43 peserta dari perwakilan pondok pesantren se-Wonogiri. Perinciannya, 24 santriwan dan 19 santriwati. Untuk pelaksanaan lomba santriwan berada di Aula Mapolres Wonogiri, santriwati berada di halaman belakang Mapolres Wonogiri. Aris Arianto

Loading...